BERITA

Translate

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Sumur Bor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumur Bor. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Agustus 2026

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Tuntaskan Pembangunan Tempat Wudhu, Kini Siap Dimanfaatkan Santri dan Jamaah

 

Pidie – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie menuntaskan pengerjaan fisik pembangunan tempat wudhu di Komplek Dayah Balul Ula Al-Munawarah, Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (11/8/2026).

Memasuki tahap akhir, personel Satgas melakukan pekerjaan finishing berupa pengecatan. Dengan selesainya seluruh tahapan pekerjaan, fasilitas tempat wudhu tersebut kini sudah dapat dimanfaatkan oleh para santri maupun jamaah yang melaksanakan ibadah di lingkungan dayah.

Pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie yang diarahkan untuk membantu meningkatkan sarana dan prasarana masyarakat, khususnya fasilitas pendukung kegiatan keagamaan.

Pimpinan Dayah Balul Ula Al-Munawarah, Tgk. Burhan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Satgas TMMD yang telah bekerja dengan penuh semangat dan tidak mengenal lelah hingga pembangunan tempat wudhu tersebut dapat diselesaikan.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Satgas TMMD yang telah bekerja keras. Tempat wudhu ini sangat membantu para santri dan jamaah, dan sekarang sudah bisa digunakan untuk menunjang kegiatan ibadah,” ujar Tgk. Burhan.

Ia berharap fasilitas yang telah dibangun tersebut dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Bagi Satgas TMMD, selesainya pembangunan tempat wudhu bukan sekadar menuntaskan sebuah sasaran fisik, tetapi menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Pra TMMD ke-129, Satgas Kodim 0102/Pidie Kebut Perakitan Mesin Bor di Lokasi Sasaran Sumur Bor

 

Pidie – Memasuki tahapan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0102/Pidie terus mempercepat berbagai persiapan di lapangan. Salah satu yang menjadi fokus saat ini adalah perakitan mesin pengeboran di lokasi sasaran pembangunan sumur bor di Komplek Dayah Istiqamatuddin, Desa Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Rabu (08/07/2026).

Perakitan mesin dilakukan sebagai tahapan krusial sebelum dimulainya proses pengeboran. Seluruh komponen alat disusun dan diuji secara cermat guna memastikan mesin siap beroperasi sehingga pekerjaan pengeboran dapat segera dilaksanakan tanpa kendala teknis.

Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., melalui Koordinator Lapangan, Kapten Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa percepatan perakitan mesin merupakan bagian dari strategi Satgas untuk mengoptimalkan pelaksanaan sasaran fisik sejak tahap Pra TMMD.

 "Perakitan mesin bor kami lakukan lebih awal agar proses pengeboran dapat segera dimulai. Kesiapan peralatan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pengerjaan sasaran fisik, sehingga target pembangunan sumur bor dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan," jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan sumur bor merupakan salah satu sasaran fisik prioritas TMMD ke-129 yang diharapkan mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan air bersih bagi Dayah Istiqamatuddin dan masyarakat Desa Blang Cot.

Melalui optimalisasi tahapan Pra TMMD, Satgas Kodim 0102/Pidie terus memastikan setiap sasaran fisik dipersiapkan secara maksimal. Dengan selesainya perakitan mesin pengeboran, proses penggalian sumur bor diharapkan dapat segera dimulai dan menjadi langkah awal menghadirkan akses air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Jelang Penutupan TMMD ke-129, Satgas Kodim 0102/Pidie Pacu Finishing Lima Titik MCK dan Sumur Bor

 

Pidie – Menjelang penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026, Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0102/Pidie terus melakukan percepatan terhadap sasaran fisik yang masih dalam tahap penyelesaian. Salah satu sasaran yang menjadi prioritas adalah pembangunan lima titik Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan sumur bor di wilayah Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Senin 10/08/2026

Memasuki fase akhir pelaksanaan, pekerjaan pembangunan sarana sanitasi dan air bersih tersebut telah berada pada tahap finishing. Satgas bersama masyarakat terus mengejar penyelesaian pekerjaan secara terukur dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi, fungsi bangunan dan ketepatan waktu sebagai bagian dari evaluasi akhir pelaksanaan TMMD ke-129.

Dari sisi capaian, progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan. Sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan dan saat ini difokuskan pada penyempurnaan bagian bangunan, termasuk pekerjaan finishing dan memastikan fasilitas dapat berfungsi sebagaimana peruntukannya.

Namun, percepatan di lapangan tidak berarti mengabaikan kualitas. Satgas tetap melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan pekerjaan agar penyelesaian sasaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian target fisik 100 persen, tetapi juga menghasilkan fasilitas yang layak, kokoh dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

Kendala di lapangan berupa keterbatasan waktu menjelang penutupan program serta kondisi pekerjaan yang tersebar di beberapa lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi Satgas. Untuk mengatasinya, personel melakukan pengaturan tenaga, pembagian tugas dan percepatan pekerjaan secara terkoordinasi. Pekerjaan dilaksanakan secara intensif dengan melibatkan masyarakat setempat sehingga setiap tahapan dapat dikerjakan secara bersama-sama.

Koordinator Lapangan TMMD ke-129, Kapten Czi Putut Arianto, mengatakan percepatan dilakukan dengan tetap menempatkan kualitas sebagai prioritas.

“Kami terus memacu pekerjaan karena waktu pelaksanaan semakin dekat dengan penutupan TMMD. Namun, kami tidak ingin hanya mengejar selesai. Setiap pekerjaan tetap kami awasi agar hasilnya memenuhi standar dan benar-benar bisa digunakan serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan. Warga tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat, tetapi turut bergotong royong membantu personel Satgas menyelesaikan pekerjaan di lapangan.

"Semangat gotong royong masyarakat sangat membantu. Ini juga yang menjadi salah satu tujuan TMMD, yaitu membangun fasilitas sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat" tambahnya.

Dari sisi manfaat, pembangunan MCK dan sumur bor diarahkan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat terhadap sanitasi dan air bersih. Fasilitas tersebut nantinya dapat menunjang aktivitas warga di sejumlah lokasi, termasuk kegiatan ibadah, aktivitas pendidikan keagamaan di lingkungan dayah, kegiatan di meunasah serta aktivitas masyarakat di kawasan tempat pemakaman umum (TPU).

Keberadaan fasilitas air bersih dan sanitasi yang lebih layak diharapkan dapat mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, mengurangi ketergantungan terhadap sumber air yang terbatas serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Dengan memasuki tahap finishing, Satgas TMMD Kodim 0102/Pidie kini memusatkan perhatian pada penyelesaian bagian-bagian akhir serta pemeriksaan hasil pekerjaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sasaran fisik dapat dituntaskan secara optimal sebelum program TMMD ke-129 resmi ditutup.

Pembangunan lima titik MCK dan sumur bor pada akhirnya bukan sekadar pencapaian angka dalam laporan progres. Sasaran tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus meninggalkan manfaat yang dapat terus dirasakan setelah program TMMD berakhir.

Jumat, 07 Agustus 2026

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Bangun Tempat Wudhu, Lengkapi Sarana Air Bersih di Masjid Al Furqan

Pidie habainfoterkini.net– Setelah berhasil menemukan sumber air bersih dengan debit yang melimpah melalui program sumur bor, Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie kini melanjutkan pembangunan pondasi tempat wudhu di Kompleks Masjid Al Furqan, Desa Cumbok Niewa, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Jumat (7/8/2026).

Pembangunan tempat wudhu tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD yang bertujuan menghadirkan fasilitas air bersih yang layak bagi masyarakat untuk kelancaran beribadah warga setempat. Sebelumnya, para satgas telah berhasil menyelesaikan pengeboran sumur dengan hasil air bersih yang memiliki debit melimpah sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan jamaah masjid.

Koordinator Lapangan yang ditunjuk Dansatgas TMMD untuk mengawasi pembangunan sumur bor dan MCK, Kapten Czi Putut Ariyanto, mengatakan bahwa pembangunan tempat wudhu merupakan tahapan lanjutan setelah sumur bor berhasil menghasilkan air bersih.

"Keberhasilan pengeboran sumur dengan debit air yang melimpah menjadi langkah awal untuk menghadirkan fasilitas air bersih yang lengkap. Kini kami melanjutkan pembangunan tempat wudhu agar air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh jamaah Masjid Al Furqan dan masyarakat sekitar," ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pembangunan dilakukan secara gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga setempat. Semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian seluruh sasaran fisik TMMD.

"Pembangunan sumur bor yang dilengkapi dengan tempat wudhu ini bertujuan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi para jamaah dalam melaksanakan ibadah di Masjid Al Furqan. Dengan ketersediaan air yang cukup dan berkesinambungan, masyarakat dapat berwudhu dengan lebih mudah sehingga pelaksanaan ibadah menjadi lebih khusyuk, nyaman, dan lancar," jelas Kapten Putut.

Ia berharap fasilitas yang dibangun melalui Program TMMD ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

"Harapan kami, keberadaan sumur bor dan tempat wudhu ini tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan air bersih, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan fasilitas ibadah bagi masyarakat. Dengan tersedianya air yang cukup, aktivitas beribadah akan semakin nyaman, sementara semangat gotong royong yang terbangun selama pelaksanaan TMMD akan terus menjadi penguatan dalam membangun desa," pungkasnya.

Melalui Program TMMD Reguler ke-129, Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan komitmennya dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar. Kehadiran sumur bor dan tempat wudhu di Kompleks Masjid Al Furqan diharapkan menjadi investasi jangka panjang yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan, memperlancar aktivitas ibadah, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

Kamis, 06 Agustus 2026

Dandim 0102/Pidie: "Sumur Bor TMMD Hadirkan Sumber Kehidupan Baru bagi Masyarakat"

 

Pidie habainfoterkini.net– Program pembangunan sumur bor yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie di Komplek Meunasah Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, telah membuahkan hasil. Sumur bor tersebut berhasil mengeluarkan debit air yang melimpah dengan kualitas air yang bersih, sehingga kini sudah dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Kamis (6/8/2026).

Keberhasilan pembangunan sumur bor ini menjadi kabar gembira bagi warga yang selama ini membutuhkan akses air bersih, terutama untuk keperluan ibadah di meunasah maupun kebutuhan sehari-hari.

Koordinator Lapangan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa proses pengeboran berjalan sesuai rencana hingga akhirnya ditemukan sumber air dengan debit yang memuaskan.

"Alhamdulillah, hasil pengeboran sangat baik. Air yang keluar memiliki debit yang cukup besar dan jernih sehingga sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Selanjutnya kami akan menyelesaikan tahap penyempurnaan sarana pendukung agar pemanfaatannya semakin maksimal," jelasnya.

Sementara itu, Dandim 0102/Pidie selaku Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

"Sumur bor ini bukan sekadar menghasilkan air, tetapi menghadirkan sumber kehidupan baru bagi masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik untuk kebutuhan ibadah maupun aktivitas sehari-hari," ujar Dandim.

Menurutnya, melalui TMMD, TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan masyarakat di pedesaan. Program penyediaan air bersih ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan paling mendasar.

Tengah Cuaca Panas dan Ancaman Karhutla, Kodim 0102/Pidie Gelar Salat Istisqa, Memohon Turunnya Hujan

  Pidie — Di tengah kondisi cuaca yang panas dan kekhawatiran terhadap meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel ...