BERITA

Translate

Senin, 31 Agustus 2026

Tengah Cuaca Panas dan Ancaman Karhutla, Kodim 0102/Pidie Gelar Salat Istisqa, Memohon Turunnya Hujan

 

Pidie — Di tengah kondisi cuaca yang panas dan kekhawatiran terhadap meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel Kodim 0102/Pidie melaksanakan Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual sekaligus doa bersama agar hujan segera turun di wilayah Kabupaten Pidie.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Indoor Makodim 0102/Pidie, Jalan Prof. A. Majid Ibrahim, Desa Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Selasa (1/9/2026). Salat Istisqa diikuti Kasdim 0102/Pidie Mayor Cpl Hendri Anto, para Danramil jajaran Kodim 0102/Pidie, para perwira staf, personel Kodim, serta PNS Kodim 0102/Pidie.

Kegiatan tersebut juga diisi tausiah dan ceramah keagamaan yang disampaikan Ustaz Fuad Burhan, S.Pd.I., M.Pd. Rangkaian kegiatan diawali dengan zikir, kemudian dilanjutkan pelaksanaan Salat Istisqa dan tausiah.

Salat Istisqa merupakan ibadah yang dilaksanakan umat Islam sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan curahan hujan ketika terjadi kondisi kekeringan atau hujan yang lama tidak turun. Bagi personel Kodim 0102/Pidie, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar batin di tengah kondisi lingkungan yang membutuhkan perhatian.

Dalam tausiahnya, Ustaz Fuad Burhan mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak doa dan introspeksi diri. Selain memohon turunnya hujan, doa bersama juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kondisi masyarakat yang terdampak cuaca panas serta kekeringan.

Kondisi cuaca panas dan minimnya curah hujan dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama pada lahan yang kering dan mudah terbakar. Karena itu, upaya menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla tetap menjadi tanggung jawab bersama.

Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut tidak dimaknai sebagai satu-satunya langkah menghadapi kondisi cuaca, melainkan sebagai ikhtiar keagamaan yang berjalan berdampingan dengan upaya nyata menjaga lingkungan. 

Masyarakat tetap diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.

Selain aspek spiritual, momentum tersebut juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian personel Kodim 0102/Pidie terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat di wilayah Kabupaten Pidie. Keterlibatan unsur pimpinan, para Danramil, personel dan PNS menunjukkan bahwa perhatian terhadap situasi wilayah menjadi bagian dari tugas bersama.

Seluruh rangkaian Salat Istisqa dan doa bersama selesai pada pukul 09.03 WIB. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0102/Pidie berharap hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali membaik. Di sisi lain, kewaspadaan terhadap potensi karhutla serta kepedulian untuk menjaga lingkungan diharapkan terus ditingkatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

0 komentar:

Posting Komentar

Tengah Cuaca Panas dan Ancaman Karhutla, Kodim 0102/Pidie Gelar Salat Istisqa, Memohon Turunnya Hujan

  Pidie — Di tengah kondisi cuaca yang panas dan kekhawatiran terhadap meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel ...