BERITA

Translate

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 03 Agustus 2026

Sinergitas TNI-Polri dan Warga Warnai TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie, RTLH Nyak Ubit Jadi Wujud Kepedulian Bersama

Pidie habainfoterkini.net– Semangat sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat terus mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0102/Pidie. Kebersamaan tersebut tampak saat personel Satgas TMMD anggota TNI, Polri, dan warga melakukan pengecatan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Nyak Ubit, salah satu penerima manfaat program TMMD di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (04/08/2026).

Pengecatan dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pengerjaan berjalan sesuai rencana, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung percepatan penyelesaian sasaran fisik TMMD.

Koordinator Lapangan TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan sinergitas yang terjalin antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong seluruh pihak yang terlibat. Sinergi yang kuat ini menjadi kunci utama percepatan penyelesaian pekerjaan di lapangan serta wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Kehadiran TNI, Polri, dan masyarakat di lokasi pembangunan menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh kerja keras Satgas, tetapi juga lahir dari semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh elemen bangsa.

Melalui program rehabilitasi RTLH ini, Kodim 0102/Pidie berupaya menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
 

Satgas TMMD Kodim 0102/Pidie Genjot Pembangunan RTLH Sasaran 2, Progres Capai 65 Persen Masuk Tahap Pengecoran Lantai

Pidie habainfoterkini.net– Komitmen TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 terus diwujudkan. Salah satunya melalui percepatan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sasaran 2 milik Mulyana Nanda (33), warga kurang mampu di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (04/08/2026).

Memasuki hari ke 23 pelaksanaan TMMD, progres pembangunan RTLH tersebut telah mencapai 65 persen dengan pengerjaan yang kini sudah masuk tahap pengecoran lantai rumah. Tahapan ini menjadi salah satu pekerjaan penting sebelum memasuki proses penyelesaian akhir.

Koordinator Lapangan TMMD, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan percepatan pembangunan RTLH dilakukan untuk memastikan rumah yang dibangun dapat segera ditempati oleh penerima manfaat sesuai target waktu yang telah ditetapkan.


"Setiap tahapan pekerjaan kami laksanakan secara maksimal dengan mengedepankan semangat gotong royong bersama masyarakat. Sinergi ini menjadi kunci agar sasaran fisik TMMD selesai tepat waktu dengan hasil yang berkualitas," ujarnya.

Semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan warga tampak nyata di lokasi pekerjaan. Mereka bahu-membahu mengaduk material, meratakan adukan semen, hingga menyelesaikan pengecoran lantai dengan penuh semangat.

Melalui program TMMD Ke-129, Kodim 0102/Pidie tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat kurang mampu agar dapat memiliki hunian yang lebih layak, aman, dan sehat sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Minggu, 02 Agustus 2026

Mewujudkan Kemandirian Pangan, Satgas Kodim 0102/Pidie Bangun Kandang Ayam Petelur untuk Warga



Pidie habainfoterkini.net– Komitmen Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 129 Kodim 0102/Pdie tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui upaya nyata meningkatkan kemandirian pangan masyarakat. Sebagai salah satu sasaran fisik tambahan pada program TMMD Ke-129 Satgas membangun lima unit kandang ayam petelur bagi penerima manfaat rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Senin (3/8/2026).

Pembangunan kandang ayam petelur tersebut merupakan bagian dari komitmen pemberdayaan masyarakat yang dirancang untuk menciptakan sumber pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga. Kehadiran kandang ini diharapkan mampu mendorong masyarakat memenuhi kebutuhan protein hewani secara mandiri serta menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.

Di setiap lokasi RTLH, personel Satgas TMMD tampak merakit kandang dari papan sekaligus membuat 25 glodok atau tempat bertelur pada masing-masing kandang. Seluruh pekerjaan dilakukan secara teliti agar kandang siap digunakan sebagai sarana budidaya ayam petelur.

Koordinator Lapangan TMMD menjelaskan bahwa pembangunan kandang ayam petelur merupakan implementasi komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Melalui sasaran tambahan TMMD ini, kami ingin masyarakat tidak hanya memiliki rumah yang layak huni, tetapi juga memiliki sarana untuk membangun kemandirian pangan dan meningkatkan pendapatan keluarga. Harapannya, manfaat TMMD dapat terus dirasakan dalam jangka panjang," jelasnya.

Sementara itu, anggota Satgas TMMD Sertu Jailani yang sedang merakit glodok ayam petelur mengatakan seluruh pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan kualitas agar kandang nyaman digunakan dan mampu menunjang produktivitas ayam petelur.

"Kandang ini kami buat sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Harapan kami, setelah program TMMD selesai, masyarakat tidak hanya memiliki rumah yang layak, tetapi juga memiliki sarana untuk beternak ayam petelur sebagai sumber pangan keluarga dan tambahan penghasilan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Sertu Jailani.

Program pembangunan kandang ayam petelur ini menjadi bukti nyata komitmen TMMD dalam membangun desa, tidak hanya secara fisik tetapi juga dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat keluarga. Dengan sinergi TNI dan masyarakat, diharapkan lahir keluarga-keluarga yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera melalui pemanfaatan potensi peternakan skala rumah tangga.


Genjot Infrastruktur Pertanian, Satgas TMMD Ke-129 Kebut Pengecoran Box Culvert Demi Kelancaran Akses Petani

Pidie habainfoterkini.net– Komitmen Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0102/Pidie dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan terus diwujudkan melalui percepatan pembangunan box culvert di jalan usaha tani Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Memasuki tahap krusial, personel Satgas bersama masyarakat melaksanakan pengecoran lantai box culvert sebagai bagian dari upaya menghadirkan akses pertanian yang lebih aman, kuat, dan berkelanjutan, Senin (3/8/2026).

Di tengah teriknya matahari, personel Satgas dan warga bahu-membahu mengoperasikan mesin molen untuk mencampur material beton, kemudian menuangkannya ke lantai konstruksi box culvert. Semangat gotong royong dan kerja tanpa mengenal lelah menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian salah satu sasaran fisik TMMD yang diyakini akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Koordinator Lapangan TMMD, Lettu Inf Samsul Bahri, menegaskan bahwa pembangunan box culvert merupakan infrastruktur vital yang akan menunjang kelancaran aktivitas pertanian warga.

"Jalan usaha tani menjadi urat nadi perekonomian masyarakat desa. Melalui pembangunan box culvert ini, kami ingin memastikan para petani memiliki akses yang aman dan lancar untuk mengangkut hasil panen maupun sarana produksi pertanian. Infrastruktur yang baik akan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Menurutnya, percepatan pembangunan terus dilakukan melalui sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa.


Pembangunan box culvert ini merupakan salah satu sasaran fisik strategis TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas kawasan pertanian, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penyediaan infrastruktur yang berkualitas dan berdaya guna bagi masyarakat Desa Lhok Panah.


Kejar Target , Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Lembur Pasang Pintu RTLH Hingga Malam Hari


 Pidie habainfoterkini.net– Dedikasi dan semangat pantang menyerah kembali ditunjukkan personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0102/Pidie. Meski malam telah tiba, mereka tetap bekerja lembur untuk mempercepat penyelesaian sasaran fisik rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Minggu (3/8/2026).

Fokus pekerjaan pada malam ini adalah pemasangan pintu utama dan pintu kamar rumah yang sedang direhabilitasi. Dengan memanfaatkan penerangan lampu seadanya, personel Satgas tetap bekerja penuh ketelitian demi memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai target.

Kepala Tukang Satgas TMMD, Serma Andi, menjelaskan bahwa kerja lembur dilaksanakan pada dua sasaran RTLH, yakni sasaran 3 dan sasaran 4. Langkah tersebut merupakan strategi untuk mempercepat progres pembangunan sekaligus memanfaatkan waktu secara maksimal, mengingat pada siang hari cuaca cukup terik sehingga dapat mengurangi efektivitas pekerjaan.

"Kerja lembur ini kami lakukan agar penyelesaian pembangunan RTLH dapat selesai tepat waktu. Selain mengejar target, pekerjaan pada malam hari juga menjadi solusi karena suhu pada siang hari sangat panas. Dengan begitu waktu kerja dapat dimanfaatkan lebih optimal," ujar Serma Andi.

Semangat personel Satgas semakin bertambah dengan hadirnya warga sekitar yang secara sukarela ikut bergotong royong membantu proses pemasangan pintu. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menyukseskan program TMMD.

Melalui kerja keras tanpa mengenal waktu dan dukungan penuh dari masyarakat, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie optimistis seluruh sasaran rehabilitasi RTLH dapat diselesaikan sesuai jadwal. Diharapkan, rumah yang telah direnovasi segera dapat ditempati oleh penerima manfaat sehingga mereka bersama keluarga dapat menikmati hunian yang lebih layak, aman, sehat, dan nyaman.

Lembur Hingga Larut Malam, Satgas TMMD Ke-129 Kebut Penyelesaian RTLH Milik Umar Amin


 Pidie habainfoterkini.net– Komitmen Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0102/Pidie dalam menuntaskan sasaran fisik terus ditunjukkan melalui kerja tanpa mengenal waktu. Meski malam telah larut, personel Satgas tetap berjibaku melanjutkan pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Umar Amin di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Minggu (3/8/2026).

Kegiatan lembur difokuskan pada penyelesaian tahap akhir pembangunan, meliputi plester dinding bagian dalam konstruksi beton, pengecatan dinding konstruksi kayu, pengecatan kusen pintu dan jendela, serta pemasangan profil lis plafon. Seluruh pekerjaan dilakukan secara teliti guna memastikan hasil bangunan kokoh, rapi, dan layak huni.

Koordinator Lapangan TMMD, Lettu Inf Samsul Bahri, menegaskan bahwa lembur dilakukan sebagai bentuk komitmen Satgas untuk menyelesaikan seluruh sasaran fisik tepat waktu sebelum penutupan program TMMD Ke-129.

"Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan RTLH ini dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Sinergi yang terjalin antara personel TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat setiap tahapan pekerjaan. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai target," ujarnya.

Suasana malam tidak menyurutkan semangat personel Satgas maupun warga yang turut membantu. Cahaya lampu penerangan menjadi saksi kebersamaan dan kerja keras mereka demi menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan lembur tersebut menjadi bukti nyata bahwa TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kepedulian, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menghadirkan harapan baru bagi warga. Melalui kerja keras yang terus dilakukan, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie optimistis seluruh sasaran fisik akan rampung tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Lhok Panah.

Pengecatan RTLH Sasaran Kedua TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Masuki Tahap Finishing, Wujud Nyata Kepedulian TNI terhadap Masyarakat

Pidie habainfoterkini.net – Pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan progres yang signifikan. Memasuki hari pelaksanaan Sabtu (2/8/2026), Satgas TMMD mulai melakukan pengecatan pada rumah sasaran kedua sebagai tahapan akhir sebelum rumah tersebut siap diserahkan kepada penerima manfaat.

Kegiatan pengecatan dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Suasana penuh kebersamaan terlihat selama proses pengerjaan, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan warga dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Koordinator Lapangan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa rehabilitasi RTLH bukan hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan.

"Melalui program TMMD ini, kami ingin menghadirkan rumah yang layak huni sehingga masyarakat dapat tinggal dengan lebih aman, sehat, dan nyaman. TMMD merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, tahap pengecatan merupakan bagian penting dalam proses penyelesaian rumah karena tidak hanya memperindah tampilan bangunan, tetapi juga melindungi dinding dari pengaruh cuaca sehingga usia bangunan menjadi lebih panjang. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan tetap mengedepankan kualitas agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.

Warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas pelaksanaan program TMMD yang telah membantu mewujudkan impian memiliki rumah yang lebih layak. Kehadiran Satgas TMMD juga dinilai mampu mempererat semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat.

Program TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie merupakan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan wawasan kebangsaan, kesadaran hukum, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan sesuai target, Satgas TMMD optimistis seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Pidie. Melalui semangat "Bersama TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah", TNI terus memperkuat kemanunggalan dengan rakyat demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sambut HUT RI Ke - 81 , Dandim 0102/Pidie Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih

Pidie habainfoterkini.net – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos, mengajak sekaligus mengimbau seluruh lapisan masyarakat di wilayah teritorial Kodim 0102/Pidie yang meliputi Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya untuk mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai simbol penghormatan kepada para pahlawan serta wujud nyata cinta tanah air.

Ajakan tersebut disampaikan pada Minggu (02/8/2026) dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan diperingati pada 17 Agustus 2026. Momentum tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan kebersamaan dalam membangun bangsa.

Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa pengibaran Bendera Merah Putih bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan simbol penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, yakni "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur." Tema tersebut mengandung makna penting bahwa seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab untuk menjaga kedaulatan negara, memperkuat persatuan, mewujudkan keadilan sosial, serta bersama-sama membangun Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

 "Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya, agar bersama-sama mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus wujud kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mari kita semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme," ujar Dandim.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan merupakan cerminan kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan. Semangat gotong royong, persaudaraan, dan rasa memiliki terhadap bangsa harus terus dipelihara sebagai modal utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain mengibarkan Bendera Merah Putih, Dandim juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten guna menyemarakkan HUT ke-81 RI. Kehadiran masyarakat dalam berbagai kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan semangat kebangsaan.

Kodim 0102/Pidie berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkokoh persatuan, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta menumbuhkan semangat pengabdian demi terwujudnya cita-cita bangsa sebagaimana tertuang dalam tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur."

Melalui pengibaran Bendera Merah Putih di setiap rumah, perkantoran, sekolah, tempat usaha, dan fasilitas umum, masyarakat diharapkan dapat menunjukkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia sekaligus menghormati jasa para pahlawan yang telah mewariskan kemerdekaan kepada generasi penerus bangsa.


Bangun Sanitasi Layak di TPU Blang Cot, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Wujudkan Kepedulian untuk Masyarakat

Pidie habainfoterkini.net – Komitmen Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus diwujudkan melalui pembangunan sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Hingga Minggu (02/08/2026).

Progres pembangunan telah memasuki tahap penimbunan lantai dasar pondasi sebagai bagian dari proses konstruksi.

Pembangunan fasilitas sanitasi ini dikerjakan secara bergotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Kekompakan yang terjalin di lapangan menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadirkan fasilitas umum yang bersih, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala tukang pembangunan MCK, Serma Andi, mengatakan bahwa setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan penuh ketelitian agar bangunan yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

"Kami ingin membangun fasilitas yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu setiap proses pekerjaan kami lakukan dengan teliti, mengutamakan kualitas, serta melibatkan warga agar semangat gotong royong tetap terpelihara. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan TMMD," ujar Serma Andi.

Sementara itu, Nazaruddin, salah seorang warga Desa Blang Cot, mengaku bersyukur atas pembangunan fasilitas MCK tersebut. Menurutnya, keberadaan sarana sanitasi yang layak di kawasan TPU merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan masyarakat.

"Kami sangat berterima kasih kepada TNI melalui program TMMD. Kehadiran MCK ini akan sangat membantu masyarakat, terutama saat kegiatan pemakaman maupun ziarah. Semoga seluruh pekerjaan berjalan lancar dan menjadi amal kebaikan bagi semua yang terlibat," ungkap Nazaruddin.

Melalui Program TMMD Ke-129, Kodim 0102/Pidie tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat. Semangat gotong royong yang terus terjalin menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tak Sekadar Membangun Rumah, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Wujudkan Harapan Baru bagi Rabumah Amin


 Pidie habainfoterkini.net – Deru palu dan semangat pengabdian terus mengiringi langkah personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie dalam menyelesaikan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Rabunmah Amin (62), warga Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Minggu (02/08/2026).

Pelaksanaan progres pembangunan hingga saat ini  telah mencapai 60 persen dengan fokus pekerjaan pada pemasangan plafon serta pengecatan kusen pintu dan jendela.

Bagi Satgas TMMD, rumah yang sedang dibangun bukan sekadar bangunan berdinding bata. Di balik setiap papan plafon yang terpasang dan setiap sapuan kuas pada kusen pintu, tersimpan harapan agar keluarga penerima dapat menikmati kehidupan yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Koordinator lapangan, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa seluruh personel bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk memastikan setiap sasaran fisik selesai tepat waktu tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan.

"Program TMMD bukan hanya mengejar target pembangunan, tetapi juga menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu setiap pekerjaan kami laksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab," ujarnya.

Semangat tersebut juga dirasakan Sertu Efendi yang setiap hari terlibat langsung di lokasi pengerjaan. Baginya, menjadi bagian dari Satgas TMMD merupakan kehormatan sekaligus kesempatan untuk mengabdi kepada rakyat.

"Melihat senyum warga saat rumahnya mulai berubah menjadi layak huni adalah kebahagiaan yang tidak dapat dinilai dengan apa pun. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selama masih diberi amanah, kami akan bekerja dengan ikhlas hingga rumah ini selesai dan dapat ditempati dengan nyaman," ungkap Sertu Efendi.

Program TMMD Ke-129 membuktikan bahwa pembangunan bukan hanya tentang menyelesaikan sasaran fisik, melainkan juga menghadirkan harapan, memperkuat semangat gotong royong, serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui tangan-tangan prajurit yang bekerja tanpa mengenal lelah, harapan masyarakat untuk memiliki hunian yang layak kini perlahan menjadi kenyataan.

Sentuhan Akhir Rehab RTLH TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie, Rumah Ibu Mulya Masuki Tahap Pengecatan

Pidie habainfoterkini.net – Progres rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada sasaran fisik ke-2 dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.Rumah milik Ibu Mulya di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie telah memasuki tahap pengecatan sebagai bagian dari penyelesaian akhir.Minggu (02/08/2026).

Setelah seluruh pekerjaan utama seperti pemasangan rangka, atap, dinding, plafon, instalasi listrik, lantai, serta kusen pintu dan jendela rampung dikerjakan, personel Satgas TMMD kini memfokuskan pekerjaan pada pengecatan dinding agar rumah segera siap ditempati oleh keluarga penerima manfaat.

Kepala Tukang Satgas TMMD, Serma Andi, menyampaikan bahwa tahap pengecatan menjadi penanda bahwa pembangunan RTLH telah memasuki fase akhir. Meski demikian, setiap proses tetap dilaksanakan secara cermat untuk memastikan hasil pekerjaan berkualitas dan memiliki daya tahan yang baik.

“Pengecatan merupakan sentuhan akhir sebelum rumah ini diserahkan kepada penerima manfaat. Kami memastikan setiap pekerjaan diselesaikan dengan rapi dan berkualitas agar rumah ini benar-benar layak dan nyaman untuk dihuni,” ujar Serma Andi.

"namun di sasaran yang lain masih tahap pemasangan plafon dan meratakan lantai" tambahnnya

Program rehabilitasi RTLH dalam TMMD Ke-129 tidak hanya menghadirkan hunian yang layak, tetapi juga memberikan harapan baru bagi masyarakat kurang mampu untuk menikmati kehidupan yang lebih aman, sehat, dan bermartabat.

Melalui semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie terus berkomitmen menyelesaikan setiap sasaran fisik sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat serta percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
 

TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Hadirkan Inovasi Budidaya Terpadu untuk Tingkatkan Ekonomi Warga


 Pidie habainfoterkini.net – Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie juga menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan kandang ayam petelur sebagai sasaran tambahan TMMD. Program ini ditujukan bagi warga penerima manfaat rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Minggu (02/08/2026).

Saat ini, personel Satgas TMMD masih merakit tempat ayam petelur di halaman RTLH yang sedang dibangun. Pengerjaan tersebut dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat sebagai bentuk kebersamaan dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Pembangunan kandang ayam tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga penerima manfaat. Kandang akan dibangun di area pekarangan rumah dan dipadukan dengan kolam budidaya ikan lele yang sebelumnya telah selesai dikerjakan.

Koordinator Lapangan TMMD, Lettu Inf Samsul Bahri, menjelaskan bahwa konsep tersebut mengusung sistem budidaya terpadu yang memanfaatkan lahan secara optimal sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kandang ayam akan dibangun tepat di atas kolam lele. Konsep ini merupakan sistem budidaya terpadu yang saling mendukung. Sisa pakan maupun kotoran ayam yang jatuh dapat dimanfaatkan sebagai pakan alami bagi ikan lele, sehingga biaya pemeliharaan menjadi lebih efisien. Dengan metode ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh hasil ganda, yakni telur ayam dan ikan lele, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menambah penghasilan keluarga,” jelas Lettu Inf Samsul Bahri.

Program ini menjadi salah satu inovasi Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Tidak hanya menghadirkan rumah yang layak huni, tetapi juga membekali masyarakat dengan sarana produktif yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan dan pendapatan jangka panjang.

Melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat, TMMD Ke-129 kembali membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya sebatas pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup upaya membangun kemandirian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sabtu, 01 Agustus 2026

Pantang Menyerah! Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Kebut Plester Dinding RTLH Demi Hunian Layak bagi Warga


 Pidie habainfoterkini.net – Komitmen Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie dalam mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu terus ditunjukkan melalui kerja nyata di lapangan. Salah satu sasaran fisik yang saat ini memasuki tahap plester dinding adalah rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sasaran ke-1  milik Nek Nyak Ubit di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Sabtu (1/8/2026).

Dengan penuh ketelitian dan rasa tanggung jawab, personel Satgas TMMD terus merampungkan setiap tahapan pekerjaan agar rumah yang direhabilitasi memiliki kualitas bangunan yang kokoh, nyaman, dan layak ditempati. Semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik TMMD.

Koordinator Lapangan TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa seluruh pekerjaan dilakukan dengan mengedepankan kualitas sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat penerima bantuan.

"Kami ingin setiap rumah yang direhabilitasi benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya. Karena itu, setiap tahapan dikerjakan secara maksimal dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan," ujarnya.

Sementara itu, Serma Andi kepala tukan Satgas TMMD ke 129 Kodim 0102/Pidie yang terlibat langsung dalam pengerjaan plester dinding, mengaku dirinya merasa bangga dapat menjadi bagian dari program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

"Kami bekerja bukan sekadar menyelesaikan bangunan, tetapi membawa harapan bagi keluarga yang selama ini tinggal di rumah yang kurang layak. Selama masih diberi kesehatan dan kekuatan, kami akan bekerja dengan ikhlas, penuh semangat, dan memberikan yang terbaik agar rumah ini segera selesai serta dapat ditempati dengan nyaman oleh pemiliknya. Senyum bahagia warga adalah kebanggaan dan penyemangat terbesar bagi kami," ungkap Andi.

Melalui program TMMD Ke-129, Kodim 0102/Pidie terus membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya slogan, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata. Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa setiap tetes keringat yang dicurahkan adalah bentuk pengabdian untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di pedesaan.

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Gandeng Dinas Sosial Edukasi Warga Cegah Stunting


 Pidie  habainfoterkini.net– Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Pidie menggelar sosialisasi pencegahan stunting bagi masyarakat bertemat di Meunasah Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Jumat (31/07/2026). 

Kegiatan ini merupakan salah satu sasaran nonfisik TMMD yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan anak sejak dini.

Sosialisasi diikuti oleh masyarakat, khususnya para ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua yang memiliki balita. Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan edukasi mengenai penyebab stunting, pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga usia balita, pola asuh yang baik, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan stunting.

Danramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie selaku koordinator kegiatan pada  Sosialisas pencegahan Stunting kegiatan non fisik TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Kapten Inf Dwi Santosa mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan tersebut merupakan bentuk sinergi TNI dengan pemerintahan terkait terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah sasaran TMMD ke 129 Kodim 0102/Pidie.

"TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia. Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan stunting sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ujar Lettu Inf Samsul Bahri.

Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Pidie Nasrudin menyampaikan bahwa pencegahan stunting membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, menjaga sanitasi lingkungan, serta rutin memanfaatkan layanan kesehatan.

"Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga. Dengan pengetahuan yang baik, kami berharap masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat dan memenuhi kebutuhan gizi anak sehingga angka stunting dapat terus ditekan," jelas Nasrudin pemateri dari Dinas Sosial Kabupaten Pidie.

Melalui kolaborasi antara Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie dan Dinas Sosial Kabupaten Pidie, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti bahwa satgas TMMD ke-129 Kodim  0102/Pidie hadir tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga membangun kualitas hidup masyarakat demi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas,produktif, dan berdaya saing.

Rumah Nyak Ubit Perlahan Bangkit, Satgas TMMD ke 129 Wujudkan Hunian Layak untuk warga Kurang Mampu


 Pidie habainfoterkini.net– Harapan Ibu Nyak Ubit untuk memiliki rumah yang layak huni semakin nyata. Personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie terus menggenjot rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di lokasi sasaran fisik 1, milik Ibu Nyak Ubit, warga kurang mampu di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Hingga Kamis (30/07/2026), progres pengerjaan telah mencapai 43 persen.

Koordinator Lapangan TMMD, Lettu Inf Samsul Bahri, menjelaskan bahwa saat ini pekerjaan telah memasuki tahap plester dinding dan pemasangan lisplang, yang menjadi bagian penting dalam penyelesaian konstruksi rumah.

"Alhamdulillah, progres pembangunan rumah Ibu Nyak Ubit terus berjalan sesuai rencana dan saat ini telah mencapai 43 persen. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu berkat semangat gotong royong personel Satgas TMMD bersama masyarakat," ujar Lettu Inf Samsul Bahri.

Bagi Ibu Nyak Ubit, pembangunan rumah ini bukan sekadar perbaikan bangunan, tetapi juga membawa harapan baru bagi kehidupan keluarganya. Rumah yang sebelumnya kurang layak huni kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Dengan penuh rasa syukur, Ibu Nyak Ubit menyampaikan terima kasih kepada TNI melalui program TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat kurang mampu.

"Semoga Allah membalas semua kebaikan bapak-bapak TNI. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kini kami memiliki harapan untuk tinggal di rumah yang lebih layak dan nyaman bersama keluarga," ungkapnya.

Program TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie terus membuktikan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga menghadirkan harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi warga yang membutuhkan.

Tengah Cuaca Panas dan Ancaman Karhutla, Kodim 0102/Pidie Gelar Salat Istisqa, Memohon Turunnya Hujan

  Pidie — Di tengah kondisi cuaca yang panas dan kekhawatiran terhadap meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel ...