BERITA

Translate

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 07 Agustus 2026

Rumah Impian Hampir Rampung, Rehab RTLH TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Masuki Tahap Finishing


Pidie habainfoterkini.net– Komitmen Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Salah satu sasaran fisik, rumah milik Mulyana Nanda, warga kurang mampu di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, kini telah memasuki tahap finishing dengan progres pengerjaan berupa pengecatan bagian dalam dan luar rumah, Jumat (7/8/2026).

Setelah sebelumnya menyelesaikan pekerjaan struktur bangunan, pemasangan dinding, rangka atap, lantai, hingga plafon, personel Satgas TMMD kini memfokuskan pekerjaan pada pengecatan, pemasangan kunci pintu dan jendela, serta penyempurnaan detail bangunan agar rumah segera siap dihuni.

Mulyana Nanda, penerima manfaat program RTLH TMMD, mengaku tidak mampu menyembunyikan rasa harunya melihat rumah impiannya hampir selesai dibangun. Menurutnya, bantuan yang diberikan TNI telah mengubah rumah yang sebelumnya hanya berupa gubuk reyot menjadi hunian yang kokoh, sehat, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarganya.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak-bapak TNI yang telah bekerja tanpa mengenal lelah membangun rumah kami. Dulu rumah ini hanya gubuk yang sudah tidak layak ditempati, tetapi sekarang sudah menjadi rumah yang kokoh, indah, dan nyaman. Saya sangat bersyukur karena sebentar lagi saya dan anak saya bisa tinggal di rumah yang layak," ungkap Mulyana dengan penuh haru.

Ia berharap program TMMD terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat kurang mampu yang merasakan manfaat seperti yang dialaminya.

Sementara itu, Kepala Tukang Satgas TMMD, Serma Andi, menjelaskan bahwa pengerjaan rehabilitasi rumah sasaran dua telah memasuki tahap akhir.

"Saat ini progres pembangunan sudah memasuki tahap finishing. Pekerjaan yang sedang kami selesaikan meliputi pengecatan bagian dalam dan luar rumah, pemasangan kunci pintu dan jendela, serta penyempurnaan beberapa bagian bangunan lainnya. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang berkualitas," jelasnya.

Ia menambahkan, setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan mengutamakan kualitas agar rumah yang dibangun memiliki konstruksi yang kuat, aman, dan nyaman dihuni dalam jangka panjang.

Program rehabilitasi RTLH melalui TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. Tidak hanya menghadirkan rumah yang lebih layak huni, program ini juga memberikan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat, aman, dan sejahtera. Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat pun terus menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Bangun Tempat Wudhu, Lengkapi Sarana Air Bersih di Masjid Al Furqan

Pidie habainfoterkini.net– Setelah berhasil menemukan sumber air bersih dengan debit yang melimpah melalui program sumur bor, Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie kini melanjutkan pembangunan pondasi tempat wudhu di Kompleks Masjid Al Furqan, Desa Cumbok Niewa, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Jumat (7/8/2026).

Pembangunan tempat wudhu tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD yang bertujuan menghadirkan fasilitas air bersih yang layak bagi masyarakat untuk kelancaran beribadah warga setempat. Sebelumnya, para satgas telah berhasil menyelesaikan pengeboran sumur dengan hasil air bersih yang memiliki debit melimpah sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan jamaah masjid.

Koordinator Lapangan yang ditunjuk Dansatgas TMMD untuk mengawasi pembangunan sumur bor dan MCK, Kapten Czi Putut Ariyanto, mengatakan bahwa pembangunan tempat wudhu merupakan tahapan lanjutan setelah sumur bor berhasil menghasilkan air bersih.

"Keberhasilan pengeboran sumur dengan debit air yang melimpah menjadi langkah awal untuk menghadirkan fasilitas air bersih yang lengkap. Kini kami melanjutkan pembangunan tempat wudhu agar air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh jamaah Masjid Al Furqan dan masyarakat sekitar," ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pembangunan dilakukan secara gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga setempat. Semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian seluruh sasaran fisik TMMD.

"Pembangunan sumur bor yang dilengkapi dengan tempat wudhu ini bertujuan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi para jamaah dalam melaksanakan ibadah di Masjid Al Furqan. Dengan ketersediaan air yang cukup dan berkesinambungan, masyarakat dapat berwudhu dengan lebih mudah sehingga pelaksanaan ibadah menjadi lebih khusyuk, nyaman, dan lancar," jelas Kapten Putut.

Ia berharap fasilitas yang dibangun melalui Program TMMD ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

"Harapan kami, keberadaan sumur bor dan tempat wudhu ini tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan air bersih, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan fasilitas ibadah bagi masyarakat. Dengan tersedianya air yang cukup, aktivitas beribadah akan semakin nyaman, sementara semangat gotong royong yang terbangun selama pelaksanaan TMMD akan terus menjadi penguatan dalam membangun desa," pungkasnya.

Melalui Program TMMD Reguler ke-129, Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan komitmennya dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar. Kehadiran sumur bor dan tempat wudhu di Kompleks Masjid Al Furqan diharapkan menjadi investasi jangka panjang yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan, memperlancar aktivitas ibadah, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

Pembangunan MCK TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Capai 65 Persen, Hadirkan Sanitasi Layak bagi Masyarakat

 

Pidie habainfoterkini.net– Komitmen TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas sanitasi terus diwujudkan. Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie saat ini tengah mempercepat pembangunan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Kompleks Dayah Istiqamatuddin Babul Ma'rif Darul Mukhlisin, Desa Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 65 persen, Jumat (7/8/2026).

Pembangunan MCK tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan menghadirkan akses sanitasi yang layak, bersih, dan sehat bagi para santri maupun masyarakat sekitar. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekaligus mendukung penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Di lapangan, pekerjaan telah memasuki tahap penyelesaian struktur utama bangunan. Progres meliputi rampungnya pekerjaan pondasi, dinding, plester, pemasangan rangka dan atap. Saat ini personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus mempercepat pengerjaan lantai, perapian dinding, pemasangan kusen dan pintu, serta persiapan instalasi sanitasi agar pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas terbaik.

Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas sanitasi merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur dasar yang sehat dan layak.

"Penyediaan MCK yang layak merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Melalui Program TMMD, kami ingin memastikan masyarakat, khususnya para santri di Dayah Istiqamatuddin Babul Ma'rif Darul Mukhlisin, memiliki fasilitas sanitasi yang bersih, sehat, dan nyaman sehingga dapat menunjang kualitas hidup serta mencegah timbulnya berbagai penyakit akibat sanitasi yang kurang memadai," ujarnya.

Lebih lanjut, Dansatgas menjelaskan bahwa pembangunan MCK di Desa Blang Cot merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD yang lebih luas.

"Pembangunan MCK ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie. Secara keseluruhan, kami membangun lima unit MCK yang terintegrasi dengan lima titik sumur bor di lokasi-lokasi yang membutuhkan akses air bersih. Program ini menjadi wujud komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan," jelasnya.

Ia menegaskan, seluruh sasaran fisik TMMD tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga mengedepankan kualitas konstruksi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Dengan progres pembangunan MCK yang telah mencapai 65 persen, kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Fasilitas ini nantinya diharapkan menjadi sarana penunjang aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat," tambahnya.

Mengakhiri keterangannya, Letkol Inf Abdul Hadi berharap seluruh hasil pembangunan TMMD dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Kami berharap keberadaan lima unit MCK dan lima titik sumur bor ini tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih dan sanitasi yang layak, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan," pungkas Dansatgas.

Semangat gotong royong yang terjalin antara personel Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap tahapan pembangunan. Sinergi tersebut mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan, kesejahteraan, dan taraf hidup masyarakat. Melalui Program TMMD Reguler ke-129, Kodim 0102/Pidie terus membuktikan bahwa pembangunan dari desa adalah fondasi penting menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Kamis, 06 Agustus 2026

Perkuat Fondasi Jembatan, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Pacu Pemasangan Cerucuk Penahan Bantaran Jalan

 Pidie habainfoterkini.net– Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie terus mempercepat pembangunan infrastruktur dengan melaksanakan pemasangan cerucuk kayu sebagai penahan bantaran jalan pada pembangunan jembatan Box Culvert di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Jumat (7/8/2026).

Pemasangan cerucuk menjadi salah satu tahapan krusial dalam pembangunan jembatan. Struktur kayu yang dipancang di sepanjang bantaran berfungsi memperkuat daya dukung tanah, mencegah terjadinya longsor maupun pergeseran tanah, sehingga konstruksi jembatan memiliki fondasi yang kokoh dan berumur panjang.

Pekerjaan dilakukan menggunakan mini excavator untuk mempercepat proses pemancangan cerucuk, sekaligus memastikan pemasangan dilakukan secara presisi sesuai kebutuhan konstruksi. Kombinasi penggunaan alat berat dan tenaga personel Satgas TMMD menjadikan pekerjaan lebih efektif tanpa mengurangi kualitas hasil pembangunan.

Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa seluruh sasaran fisik terus dikebut agar selesai tepat waktu dengan tetap mengutamakan mutu pembangunan.

"Sejak TMMD dimulai, seluruh sasaran fisik terus kami percepat. Pemasangan cerucuk merupakan pekerjaan yang sangat penting karena menjadi penguat struktur bantaran jalan dan jembatan. Fondasi yang kuat akan menghasilkan konstruksi yang aman, kokoh, serta mampu bertahan dalam jangka waktu lama," ujarnya.

Menurutnya, cerucuk yang terbuat dari batang kayu dan pohon kelapa dipilih karena memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi tanah lembek di lokasi pembangunan. Kehadiran mini excavator juga mampu meningkatkan efektivitas pekerjaan sehingga target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.

"Kami tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap tahapan memenuhi standar kualitas. Harapannya, infrastruktur yang dibangun melalui TMMD benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses menuju lahan pertanian dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian," tegas Dansatgas.

Pembangunan jembatan Box Culvert ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie yang diharapkan mampu membuka konektivitas antarlokasi pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Sakti. Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga pun terus menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan. ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa seluruh sasaran fisik terus dikebut agar selesai tepat waktu dengan tetap mengutamakan mutu pembangunan.

"Sejak TMMD dimulai, seluruh sasaran fisik terus kami percepat. Pemasangan cerucuk merupakan pekerjaan yang sangat penting karena menjadi penguat struktur bantaran jalan dan jembatan. Fondasi yang kuat akan menghasilkan konstruksi yang aman, kokoh, serta mampu bertahan dalam jangka waktu lama," ujarnya.

Menurutnya, cerucuk yang terbuat dari batang kayu dan pohon kelapa dipilih karena memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi tanah lembek di lokasi pembangunan. Kehadiran mini excavator juga mampu meningkatkan efektivitas pekerjaan sehingga target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.

"Kami tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap tahapan memenuhi standar kualitas. Harapannya, infrastruktur yang dibangun melalui TMMD benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses menuju lahan pertanian dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian," tegas Dansatgas.

Pembangunan jembatan Box Culvert ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie yang diharapkan mampu membuka konektivitas antarlokasi pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Sakti. Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga pun terus menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dandim 0102/Pidie: "Sumur Bor TMMD Hadirkan Sumber Kehidupan Baru bagi Masyarakat"

 

Pidie habainfoterkini.net– Program pembangunan sumur bor yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie di Komplek Meunasah Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, telah membuahkan hasil. Sumur bor tersebut berhasil mengeluarkan debit air yang melimpah dengan kualitas air yang bersih, sehingga kini sudah dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Kamis (6/8/2026).

Keberhasilan pembangunan sumur bor ini menjadi kabar gembira bagi warga yang selama ini membutuhkan akses air bersih, terutama untuk keperluan ibadah di meunasah maupun kebutuhan sehari-hari.

Koordinator Lapangan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa proses pengeboran berjalan sesuai rencana hingga akhirnya ditemukan sumber air dengan debit yang memuaskan.

"Alhamdulillah, hasil pengeboran sangat baik. Air yang keluar memiliki debit yang cukup besar dan jernih sehingga sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Selanjutnya kami akan menyelesaikan tahap penyempurnaan sarana pendukung agar pemanfaatannya semakin maksimal," jelasnya.

Sementara itu, Dandim 0102/Pidie selaku Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

"Sumur bor ini bukan sekadar menghasilkan air, tetapi menghadirkan sumber kehidupan baru bagi masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik untuk kebutuhan ibadah maupun aktivitas sehari-hari," ujar Dandim.

Menurutnya, melalui TMMD, TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan masyarakat di pedesaan. Program penyediaan air bersih ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan paling mendasar.

Rabu, 05 Agustus 2026

TMMD 129 Kodim 0102/Pidie Hadirkan Ketahanan Pangan, Bangun Kandang Ayam, Kolam Lele dan Kebun Sayur

 

Pidie habainfoterkini.net– Tidak hanya membangun rumah layak huni, TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie juga menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui penguatan ketahanan pangan. Sebagai sasaran tambahan, Satgas TMMD membangun kandang ayam petelur, kolam budidaya ikan lele, serta kebun sayur di lokasi rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (6/8/2026).

Program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mengedukasi masyarakat agar mampu memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan meningkatkan perekonomian rumah tangga.

Di sekitar rumah yang direhabilitasi, Satgas TMMD telah menyiapkan berbagai jenis bibit sayuran yang siap ditanam, di antaranya terong, cabai, kacang panjang, sawi, dan kangkung. Beragam tanaman tersebut dipilih karena mudah dibudidayakan, cepat dipanen, serta memiliki nilai konsumsi dan ekonomi yang tinggi bagi masyarakat.

Koordinator Lapangan TMMD ke-129, Lettu Inf Samsul Bahri, menjelaskan bahwa program ketahanan pangan ini dirancang agar manfaat TMMD tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

"Melalui kandang ayam petelur, kolam lele, dan kebun sayur ini, kami ingin mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan yang tersedia menjadi sumber pangan dan sumber pendapatan keluarga. Harapannya, setelah TMMD selesai, masyarakat dapat terus mengembangkan program ini secara mandiri," ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0102/Pidie selaku Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kemandirian masyarakat.

"Ketahanan pangan menjadi salah satu program prioritas nasional. Karena itu, melalui TMMD kami mengintegrasikan pembangunan rumah layak huni dengan penyediaan sarana pendukung berupa kandang ayam petelur, kolam ikan lele, dan kebun sayur. Kami berharap program ini mampu menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan secara produktif, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ketahanan pangan keluarga," tegas Dandim.

Melalui kolaborasi antara Satgas TMMD dan masyarakat, program tersebut diharapkan menjadi warisan yang berkelanjutan, sehingga manfaat TMMD dapat terus dirasakan masyarakat jauh setelah seluruh sasaran pembangunan selesai dilaksanakan.

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Lembur Malam, Kebut Pengecoran Lantai RTLH Demi Capai Target

Pidie habainfoterkini.net– Semangat pengabdian tanpa mengenal waktu kembali ditunjukkan personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie. Meski malam telah larut, mereka tetap bekerja bersama masyarakat menyelesaikan pengecoran lantai Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sasaran 2 di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Rabu (5/8/2026) malam.

Berbeda dengan kebanyakan orang yang memanfaatkan malam untuk beristirahat, personel Satgas TMMD justru memanfaatkan waktu tersebut untuk mempercepat penyelesaian sasaran fisik. Berbekal penerangan lampu kerja sederhana, mereka bahu-membahu mengaduk material, menuangkan adukan beton, hingga meratakan lantai rumah yang sedang direhabilitasi.

Suasana penuh kebersamaan tampak menyelimuti lokasi pekerjaan. Satgas TMMD dan warga saling bergantian mengangkut material, mengaduk semen, pasir, dan kerikil tanpa mengenal lelah. Setiap ayunan cangkul dan setiap adukan yang tercampur menjadi bukti nyata pengabdian TNI kepada masyarakat dalam menghadirkan hunian yang layak dan nyaman.

Kepala Tukang TMMD, Serma Andi, mengatakan pekerjaan sengaja dilanjutkan hingga malam hari untuk mengejar target penyelesaian sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"Kami terus memaksimalkan waktu agar progres pembangunan berjalan sesuai rencana. Setelah pengecoran lantai selesai malam ini, besok pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengecatan serta penyelesaian tahap akhir lainnya. Kami optimistis seluruh sasaran rehab RTLH dapat rampung tepat waktu," ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0102/Pidie selaku Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengapresiasi dedikasi personel Satgas dan masyarakat yang tetap bekerja hingga malam demi mempercepat penyelesaian pembangunan.

"Semangat yang ditunjukkan personel Satgas bersama masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan seluruh sasaran rehab RTLH selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat penerima. Pengabdian kepada rakyat tidak mengenal batas waktu maupun lelah," tegas Dandim.

 

Rehab 5 RTLH TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Capai 80 Persen, Satgas Fokus Tuntaskan Pekerjaan Finishing

Pidie habainfoterkini.net– Program rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki pekan terakhir pelaksanaan, seluruh unit rumah kini telah memasuki tahap pengecoran lantai dengan progres keseluruhan mencapai 80 persen, Kamis (6/8/2026).

Di lapangan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus bergotong royong mempercepat penyelesaian pembangunan agar rumah-rumah tersebut segera dapat ditempati oleh warga penerima manfaat.

Koordinator Lapangan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Lettu Inf Samsul Bahri, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras personel Satgas yang didukung antusiasme masyarakat.

"Alhamdulillah, hingga hari ini progres rehabilitasi lima unit RTLH telah mencapai sekitar 80 persen. Saat ini pekerjaan difokuskan pada pengecoran lantai, penyelesaian plesteran dinding, pemasangan kusen, pintu dan jendela, serta sejumlah pekerjaan pendukung lainnya sebagai persiapan menuju tahap finishing," jelasnya.

Sementara itu, Dandim 0102/Pidie selaku Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa capaian progres tersebut menjadi bukti nyata sinergi dan semangat gotong royong antara Satgas TMMD dengan masyarakat dalam mewujudkan hunian yang layak bagi warga.

"Pencapaian progres 80 persen ini menunjukkan bahwa seluruh sasaran rehab RTLH berjalan sesuai rencana. Saya mengapresiasi dedikasi personel Satgas TMMD dan masyarakat yang terus bekerja tanpa mengenal lelah. Kami akan mengoptimalkan sisa waktu pelaksanaan agar seluruh pekerjaan selesai tepat waktu dengan hasil yang berkualitas, sehingga rumah-rumah ini dapat segera dihuni dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegas Dandim.

Ia menambahkan, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


 

Selasa, 04 Agustus 2026

Upgrade MCK TMMD Ke-129 Capai 50 Persen, Pemasangan Kusen dan Plester Dinding Terus Dikebut

 

Pidie habainfoterkini.net– Pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang menjadi salah satu sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0102/Pidie di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 50 persen, dengan pekerjaan yang difokuskan pada pemasangan kusen pintu dan plester dinding, Rabu (05/08/2026).

Koordinator Lapangan TMMD Ke-129, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa pembangunan MCK berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Seluruh personel Satgas bersama masyarakat terus bekerja maksimal agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan.

"Saat ini progres pembangunan telah mencapai 50 persen. Pekerjaan difokuskan pada pemasangan kusen pintu serta plester dinding sebagai bagian dari tahapan konstruksi. Kami terus melakukan pengawasan agar setiap pekerjaan memenuhi standar teknis sehingga bangunan yang dihasilkan kuat, rapi, dan siap dimanfaatkan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, pembangunan MCK ini merupakan bagian dari upaya TMMD dalam meningkatkan fasilitas sanitasi umum yang layak, bersih, dan sehat bagi masyarakat. Selain itu, semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga menjadi faktor utama yang mempercepat kemajuan pembangunan.

Dengan progres yang terus meningkat, Satgas TMMD optimistis seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga fasilitas MCK tersebut segera dapat digunakan oleh masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Sumur Bor TMMD Ke-129 Terus Diperdalam, Satgas Optimistis Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga dan Masjid

Pidie habainfoterkini.net– Komitmen menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat terus diwujudkan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0102/Pidie. Proses pengeboran sumur bor yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD di Kompleks Masjid Desa Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, terus diperdalam guna memperoleh sumber air bersih dengan debit yang memadai dan memenuhi standar kelayakan, Rabu (05/08/2026).

Pengeboran dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tenaga teknisi bersama personel Satgas TMMD. Hingga saat ini, sumber air telah mulai ditemukan, namun pengeboran masih terus dilanjutkan agar diperoleh lapisan air yang lebih stabil, bersih, dan mampu mencukupi kebutuhan jamaah masjid serta masyarakat sekitar.

Babinsa Desa Blang Cot yang juga personel Satgas TMMD, Pelda Muslim, mengatakan proses pengeboran tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga mengutamakan kualitas hasil agar fasilitas yang dibangun benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

"Air sudah mulai didapat, namun pengeboran harus diperdalam lagi hingga diperoleh sumber dengan debit air bersih yang benar-benar mencukupi kebutuhan kegiatan di masjid dan masyarakat," jelasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel Satgas dan teknisi agar tetap menjaga semangat kerja, sekaligus mengutamakan faktor keselamatan selama proses pengeboran berlangsung.

"Saya berharap seluruh personel tetap bekerja dengan penuh semangat, namun jangan mengabaikan faktor keamanan. Laksanakan setiap tahapan pekerjaan sesuai standar teknis agar hasil yang diperoleh maksimal dan aman," tambahnya.

Meski menghadapi tantangan kondisi struktur tanah di lokasi pengeboran, para personel Satgas tetap optimistis sumber air bersih dengan kualitas dan debit yang diharapkan segera ditemukan. Kehadiran sumur bor tersebut nantinya diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ibadah di Masjid Desa Blang Cot.

Program penyediaan sumur bor ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan sarana dasar yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

Tim Wasev TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Tatap Muka dengan Warga, Salurkan Bantuan Sembako sebagai Wujud Kepedulian TNI

Pidie habainfoterkini.net– Tidak hanya memastikan seluruh sasaran fisik dan nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 berjalan sesuai rencana, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD juga menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat melalui kegiatan tatap muka dan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako di Meunasah Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (04/08/2026).

Kegiatan yang dipimpin Ketua Tim Wasev TMMD Ke-129 Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T., S.Sos., M.Han. tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Masyarakat menyambut hangat kehadiran rombongan Tim Wasev yang datang tidak hanya untuk mengevaluasi pelaksanaan program TMMD, tetapi juga mendengarkan langsung aspirasi dan kondisi warga di lokasi sasaran.

Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Wasev menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, melainkan sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Dalam tatap muka tersebut, Ketua Tim Wasev mengajak dan mengharapkan kegiatan TMMD ini sama-sama didukung, karena sinergi Satgas dan masyarakat sangat penting agar seluruh sasaran dapat diselesaikan dengan lancar sehingga seluruh pembangunan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan atau selesainya infrastruktur, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Kehadiran kami di sini adalah bentuk perhatian dan kepedulian TNI agar masyarakat merasakan bahwa negara selalu hadir melalui program TMMD," ujar Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T.

Sebagai simbol kepedulian sosial, Tim Wasev menyerahkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga desa.

Kegiatan tatap muka juga dimanfaatkan sebagai forum komunikasi dua arah. Warga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie yang telah menghadirkan berbagai pembangunan di Desa Lhok Panah, mulai dari peningkatan infrastruktur hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan.

Melalui momentum tersebut, Tim Wasev berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terpelihara sehingga hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui TMMD dapat dijaga, dimanfaatkan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan desa.

Suasana penuh kekeluargaan yang mewarnai kegiatan itu menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya membangun sarana fisik, tetapi juga membangun kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong sebagai fondasi utama kemanunggalan TNI dengan rakyat.


 

Kunker Tim Wasev TMMD Ke-129 Disambut Hangat Forkopimda Kabupaten Pidie

Pidie habainfoterkini.net– Komitmen TNI dalam mempercepat pembangunan wilayah sekaligus memperkokoh kemanunggalan bersama rakyat kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD Ke-129 Tahun 2026 di Kabupaten Pidie, Rabu (5/8/2026).

Kedatangan Ketua Tim Wasev PJO TMMD Ke-129, Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T., S.Sos., M.Han., disambut hangat unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pidie di Makodim 0102/Pidie. Hadir dalam penyambutan tersebut Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, SH, Kasdim 0102/Pidie Mayor Cpl Hendri Anto mewakili Dandim 0102/Pidie, Wakapolres Pidie Kompol Firdaus Julfinda, S.T., M.Si., serta jajaran pemerintah daerah dan instansi terkait.

Kunjungan Tim Wasev bukan sekadar agenda rutin pengawasan, tetapi menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh sasaran Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terlaksana tepat sasaran, efektif, berkualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Mewakili Bupati Pidie, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Efendi, S.Sos., M.Kes., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada TNI atas dedikasi membangun daerah melalui TMMD.

Menurutnya, program TMMD telah menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pidie dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Tim Wasev PJO TMMD Ke-129. Kehadiran TMMD menjadi bukti nyata perhatian TNI terhadap percepatan pembangunan di daerah. Di tengah berbagai keterbatasan yang dimiliki pemerintah daerah, kolaborasi ini menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan pembangunan yang merata," ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kodim 0102/Pidie yang selama ini terus hadir membantu pemerintah daerah melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Wasev Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T. menegaskan bahwa TMMD merupakan program strategis nasional yang mengedepankan kolaborasi seluruh komponen bangsa.
"TMMD adalah program lintas sektoral yang melibatkan pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat. Sinergi inilah yang menjadi kunci keberhasilan dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Brigjen TNI Bambang menjelaskan, pelaksanaan TMMD mengintegrasikan kegiatan fisik dan nonfisik secara seimbang. Pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, fasilitas umum, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan MCK, hingga penyediaan air bersih dilaksanakan bersamaan dengan berbagai kegiatan penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan penurunan stunting, pelestarian lingkungan melalui program Bersatu Dengan Alam, serta berbagai program unggulan TNI AD lainnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan TMMD diprioritaskan di wilayah pedesaan, terpencil, tertinggal, dan terisolasi sebagai bentuk komitmen negara menghadirkan pembangunan hingga ke pelosok.

"Sasaran TMMD harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, partisipasi masyarakat menjadi faktor utama. Ketika masyarakat ikut merencanakan, melaksanakan hingga memelihara hasil pembangunan, maka manfaatnya akan jauh lebih besar dan berkelanjutan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ketua Tim Wasev mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan TMMD agar manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka panjang.

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak berhenti saat pembangunan selesai, tetapi justru dimulai ketika masyarakat mampu memanfaatkan dan memelihara seluruh hasil pembangunan tersebut sebagai aset bersama.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hasil TMMD. Apa yang telah dibangun hari ini adalah milik bersama yang harus dirawat agar terus memberikan manfaat bagi generasi mendatang," pesannya.

Di akhir arahannya, Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T. menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Pidie, Forkopimda, instansi vertikal, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat atas dukungan dan semangat gotong royong yang telah menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan pelaksanaan TMMD Ke-129.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Wasev juga menerima paparan dari Wakil Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie, Mayor Cpl Hendri Anto, mengenai perkembangan pelaksanaan program TMMD di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti.

Paparan tersebut menjelaskan capaian berbagai sasaran fisik maupun nonfisik yang terus menunjukkan progres positif, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, rehabilitasi RTLH, pembangunan MCK, penyediaan air bersih, hingga berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga secara berkelanjutan.

Kunjungan Tim Wasev diharapkan semakin memacu semangat seluruh personel Satgas TMMD bersama masyarakat untuk menuntaskan seluruh sasaran program dengan hasil terbaik, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun Indonesia dari desa.


 

Tim Wasev Tinjau Langsung Sasaran Fisik dan Nonfisik TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie


 Pidie habainfoterkini.net– Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Penanggung Jawab Operasional (PJO) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 yang dipimpin Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T., S.Sos., M.Han., didampingi Pabandaya Bakti Sterad Letkol Inf Dedi Iskandar, S.I.P., serta Wakil Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Mayor Cpl Hendri Anto, meninjau langsung pelaksanaan sasaran fisik dan nonfisik TMMD di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie.

Kunjungan diawali dengan peninjauan Posko TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie sebagai pusat kendali pelaksanaan program. Di lokasi tersebut, Tim Wasev menerima paparan mengenai progres pekerjaan sekaligus mekanisme pengendalian seluruh rangkaian kegiatan TMMD yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Wasev, Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T., S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa kunjungan ke posko menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana. "Kunjungan ke posko ini penting untuk memastikan seluruh perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian kegiatan TMMD berjalan terukur. Kami juga meninjau langsung sasaran fisik dan nonfisik agar program ini benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Selanjutnya, Tim Wasev meninjau sejumlah sasaran fisik yang tengah dikerjakan Satgas TMMD bersama warga, meliputi pelebaran dan pengerasan jalan usaha tani, pembangunan box culvert, pembuatan sumur bor, pembangunan MCK, serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain meninjau pembangunan fisik, Tim Wasev juga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang mengikuti kegiatan nonfisik TMMD, di antaranya penyuluhan pertanian, pelayanan kesehatan, sosialisasi bahaya narkoba, serta penyuluhan Wawasan Kebangsaan. Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia.

Ketua Tim Wasev, Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T., S.Sos., M.Han., mengapresiasi semangat gotong royong Satgas TMMD bersama masyarakat yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program.
"TMMD bukan sekadar membangun jalan, jembatan, atau rumah layak huni. Yang lebih penting adalah membangun semangat kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Saya berharap seluruh hasil pembangunan ini dapat dipelihara sehingga manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang," tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pengawasan melalui Tim Wasev bertujuan memastikan seluruh sasaran fisik dan nonfisik terlaksana sesuai perencanaan, memenuhi standar kualitas, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.

Melalui kunjungan ini, Tim Wasev memastikan pelaksanaan TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie berjalan optimal, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.


Senin, 03 Agustus 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Satgas TMMD Kodim 0102/Pidie Siapkan Bibit Sayuran untuk Penerima Manfaat RTLH


 Pidie habainfoterkini.net– Komitmen TNI dalam mewujudkan ketahanan pangan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Sebagai sasaran tambahan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129, Satgas TMMD Kodim 0102/Pidie menyiapkan berbagai bibit sayuran untuk ditanam di lingkungan rumah penerima manfaat rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (04/08/2026).

Beragam bibit sayuran tersebut akan ditanam di pekarangan rumah penerima manfaat sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan sempit menjadi kebun produktif yang mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Selaku pengawas kegiatan bidang ketahanan pangan TMMD Ke-129, Danramil 12/Sakti Kapten Inf Dwi Santosa mengatakan, program ini dirancang sebagai edukasi sekaligus pendampingan kepada masyarakat agar mampu mengembangkan sumber pangan secara mandiri dan berkelanjutan.


"Selain menyiapkan bibit sayuran, di setiap lokasi RTLH juga dilengkapi dengan kandang ayam petelur dan kolam budidaya ikan lele. Melalui sarana ini, kami ingin memberikan contoh nyata kepada masyarakat bahwa lahan sederhana di sekitar rumah dapat dimanfaatkan menjadi sumber pangan dan bernilai ekonomis," jelasnya.

Ia menambahkan, program ketahanan pangan yang terintegrasi dengan pembangunan RTLH tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat di tingkat desa.
Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0102/Pidie tidak hanya membangun rumah yang layak huni, tetapi juga membangun pola pikir masyarakat agar mampu mengelola potensi pekarangan menjadi sumber pangan keluarga yang sehat, produktif, dan berkelanjutan sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Satgas TMMD Kodim 0102/Pidie dan Warga Kebut Pembangunan MCK, Hadirkan Sanitasi Layak di Meunasah Blang Cot

Pidie habainfoterkini.net– Semangat kebersamaan dalam satu tujuan terus ditunjukkan personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie bersama masyarakat. Kali ini, mereka bergotong royong melakukan pemasangan batu bata untuk konstruksi dinding Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di kompleks Meunasah Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (04/08/2026).

Pembangunan MCK tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie yang bertujuan menyediakan fasilitas sanitasi yang layak, sehat, dan nyaman bagi masyarakat, khususnya jamaah yang beraktivitas di lingkungan meunasah.

Koordinator Lapangan TMMD Ke-129, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan pembangunan fasilitas MCK terus dipercepat agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ini tidak terlepas dari semangat gotong royong yang terjalin antara Satgas TMMD dan warga.

"TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas MCK dan sumur bor ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sanitasi, kesehatan lingkungan, sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat saat melaksanakan aktivitas maupun beribadah di meunasah," ujarnya.

Selain pembangunan MCK, Satgas TMMD juga membangun sumur bor di lokasi yang sama sebagai sumber penyediaan air bersih. Kehadiran dua fasilitas tersebut menjadi satu kesatuan yang saling mendukung dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat serta mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
Melalui program TMMD Ke-129, Kodim 0102/Pidie terus menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui budaya gotong royong dan kerja bersama.


Tengah Cuaca Panas dan Ancaman Karhutla, Kodim 0102/Pidie Gelar Salat Istisqa, Memohon Turunnya Hujan

  Pidie — Di tengah kondisi cuaca yang panas dan kekhawatiran terhadap meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel ...