BERITA

Translate

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 12 Agustus 2026

Jelang Penutupan TMMD ke-129, Satgas dan Warga Matangkan Persiapan Upacara

 

Pidie – Menjelang berakhirnya pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026, Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie bersama masyarakat setempat mematangkan berbagai persiapan upacara penutupan yang akan digelar di Lapangan Bola Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Rabu (12/8/2026).

Sejumlah personel Satgas TMMD disibukkan dengan penataan dan persiapan lokasi upacara. Berbagai sarana pendukung dimatangkan guna memastikan pelaksanaan Upacara Penutupan TMMD ke-129 berlangsung khidmat, tertib dan lancar.

Pantauan di lokasi menunjukkan personel Satgas TMMD bersama masyarakat bergotong royong melakukan pembersihan area lapangan, mendirikan panggung utama dan tenda tamu, memasang umbul-umbul, serta melaksanakan gladi teknis untuk memastikan seluruh rangkaian tata urutan upacara berjalan sesuai rencana.

Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi S.Sos., selaku Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, mengatakan seluruh persiapan upacara penutupan telah memasuki tahap akhir dan seluruh sarana pendukung dipastikan siap digunakan.

"Selain menyelesaikan finishing sasaran fisik, hari ini kami juga memfokuskan kegiatan pada pematangan lokasi upacara dan pelaksanaan gladi penutupan di Lapangan Bola Desa Lhok Panah. Seluruh sarana pendukung telah kami siapkan secara maksimal untuk menyambut Danrem 011/Lilawangsa selaku Inspektur Upacara beserta rombongan Forkopimda dan tokoh masyarakat pada esok hari," ujar Dandim.

Menurutnya, upacara penutupan tersebut menjadi momentum penting sekaligus puncak dari seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-129 yang selama ini memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

"Upacara penutupan tidak hanya menandai berakhirnya pelaksanaan sasaran fisik dan nonfisik TMMD ke-129, tetapi juga menjadi momentum penyerahan secara resmi hasil pembangunan kepada masyarakat, khususnya di Desa Lhok Panah dan Desa Blang Cot. Harapannya, seluruh hasil pembangunan dapat dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan dan partisipasi masyarakat yang sejak awal telah terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan TMMD. Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari semangat gotong royong dan kebersamaan antara prajurit TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.

Hingga Rabu siang, seluruh rangkaian persiapan penutupan berjalan aman, tertib dan kondusif. Kekompakan personel Satgas TMMD bersama warga menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan upacara penutupan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie dapat berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat.

H-1 Penutupan TMMD ke-129, Satgas Power Full Finishing Lima MCK

 

Pidie – Sehari menjelang Upacara Penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 Kodim 0102/Pidie, personel Satgas TMMD terus bekerja maksimal menyelesaikan sejumlah sasaran fisik yang memasuki tahap akhir atau finishing.

Salah satunya adalah penyelesaian lima unit Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang telah rampung dibangun dan kini memasuki tahap pengecatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Rabu (12/8/2026).

Meski pelaksanaan TMMD tinggal menyisakan satu hari sebelum upacara penutupan, semangat personel Satgas tidak mengendur. Prajurit terus berpacu dengan waktu memastikan setiap detail pembangunan selesai dengan baik dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.

Pantauan di lokasi, sejumlah personel Satgas terlihat melakukan pengecatan pada bagian dinding MCK sekaligus merapikan sejumlah bagian bangunan yang membutuhkan sentuhan akhir. Pekerjaan tersebut dilakukan secara bergotong royong dan penuh semangat.

Koordinator Lapangan Sasaran Sumur Bor dan MCK TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Kapten Czi Putut Arianto, menegaskan bahwa seluruh personel terus bekerja maksimal hingga seluruh sasaran benar-benar siap diserahkan kepada masyarakat.

"Walaupun hari ini sudah H-1 penutupan, semangat personel tidak boleh kendor. Kita terus mengejar finishing setiap sasaran, termasuk lima unit MCK yang saat ini dilakukan pengecatan dan penyempurnaan. Kita ingin saat diserahkan nanti seluruh bangunan benar-benar dalam kondisi siap digunakan oleh masyarakat," tegas Kapten Czi Putut Arianto.

Ia mengatakan, pekerjaan finishing menjadi bagian penting karena kualitas pembangunan tidak hanya dilihat dari selesainya bangunan utama, tetapi juga dari kerapian dan kesiapan fasilitas sebelum dimanfaatkan masyarakat.

"Kami pastikan pekerjaan dilakukan sebaik mungkin. Setiap bagian kita cek kembali, mulai dari kondisi bangunan, pengecatan hingga fasilitas pendukungnya. Targetnya, seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Pembangunan lima unit MCK tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie yang diarahkan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas sanitasi yang layak dan sehat.

Semangat personel Satgas yang tetap bekerja penuh hingga H-1 penutupan menjadi gambaran nyata komitmen TNI dalam menuntaskan setiap sasaran TMMD. Bagi Satgas, tidak ada istilah berhenti sebelum seluruh pekerjaan benar-benar selesai dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.

Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH

 

Pidie – Menjelang penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026, Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie menebar bibit ikan lele dan mengisi kandang ayam petelur yang telah selesai dibangun di lima lokasi rumah tidak layak huni (RTLH) yang telah rampung direhabilitasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Rabu (12/8/2026).

Pengisian kolam dan kandang tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir pembangunan sasaran fisik TMMD ke-129. Tidak hanya menghadirkan rumah yang lebih layak dan nyaman, Satgas juga melengkapi hunian penerima manfaat dengan fasilitas pendukung yang diharapkan dapat dikembangkan sebagai usaha produktif keluarga.

Di lokasi, personel Satgas TMMD secara langsung memasukkan bibit ikan lele ke dalam kolam yang telah disiapkan serta mengisi kandang dengan ayam petelur. Seluruh fasilitas di lima lokasi RTLH kini telah terisi dan siap dimanfaatkan oleh masing-masing penerima manfaat.

Koordinator Lapangan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Kapten Inf Dwi Santosa, mengatakan pengisian kolam dan kandang tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat penerima program rehabilitasi RTLH.

"Hari ini seluruh kolam ikan lele dan kandang ayam petelur yang telah kita bangun di lima rumah penerima manfaat sudah diisi. Kita ingin hasil TMMD ini tidak berhenti pada pembangunan rumah saja, tetapi juga memberikan fasilitas yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat untuk mendukung kebutuhan serta perekonomian keluarga," ujar Kapten Inf Dwi Santosa.

Menurutnya, pemberian bibit ikan lele dan ayam petelur tersebut juga menjadi langkah awal agar fasilitas yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan dan dikelola secara mandiri oleh penerima manfaat.

"Harapan kami, setelah diserahkan kepada masyarakat, kolam dan kandang ini dapat dirawat dengan baik, dikembangkan dan menjadi sumber tambahan bagi perekonomian keluarga. Apa yang dibangun melalui TMMD harus memberikan manfaat dalam jangka panjang," tambahnya.

Seluruh fasilitas tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada masing-masing penerima manfaat bersamaan dengan penyerahan kunci rumah pada Upacara Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Kamis (13/8/2026).

Lima rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi tidak layak huni kini telah selesai direhabilitasi dan dilengkapi fasilitas pendukung berupa kolam ikan lele serta kandang ayam petelur. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian keluarga sekaligus meningkatkan nilai manfaat dari program rehabilitasi rumah.

Pengisian ikan lele dan ayam petelur ini menjadi rangkaian akhir sebelum hasil pembangunan TMMD ke-129 secara resmi diserahkan kepada masyarakat. Bagi Satgas TMMD, pembangunan bukan sekadar menyelesaikan fisik bangunan, tetapi memastikan hasilnya dapat langsung dimanfaatkan dan memberi manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Selasa, 11 Agustus 2026

Kebut Progres Jelang Penutupan, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Tuntaskan Pembangunan MCK TPU  Lhok Panah

 

Pidie – Berpacu dengan waktu menjelang penutupan TMMD ke-129, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie terus mengebut penyelesaian seluruh sasaran fisik. Salah satunya pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di komplek Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (11/8/2026).

Pembangunan MCK tersebut kini telah memasuki tahap finishing. Personel Satgas melakukan pengecatan pada dinding konstruksi bangunan setelah seluruh bagian utama bangunan berhasil dirampungkan.

Pengerjaan dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian agar fasilitas yang dibangun tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang beraktivitas di sekitar komplek TPU.

Koordinator Lapangan Satgas TMMD ke-129, Kapten Czi Putut Arianto, mengungkapkan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan untuk memastikan seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan menjelang penutupan TMMD.

“Menjelang penutupan TMMD, seluruh personel terus bekerja maksimal untuk menuntaskan setiap sasaran yang telah ditentukan. Saat ini pembangunan MCK di komplek TPU Lhok Panah sudah memasuki tahap finishing, yaitu pengecatan dinding bangunan,” ungkap Kapten Czi Putut Arianto.

Ia menambahkan, meskipun pekerjaan telah memasuki tahap akhir, personel Satgas tetap memperhatikan kualitas pengerjaan sehingga fasilitas tersebut nantinya benar-benar layak dan nyaman digunakan.

“Harapan kami, setelah selesai nanti MCK ini dapat memberikan manfaat dan kemudahan bagi masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di sekitar TPU,” pungkasnya.

Penyelesaian MCK ini menjadi bagian dari komitmen Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie untuk menghadirkan fasilitas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus memastikan seluruh sasaran program dapat dirampungkan sesuai target.

Nyak Ubit Terharu: Terima Kasih Bapak TNI, Bantuan Ini Sangat Berarti bagi Keluarga Kami. 

 

Pidie – Menjelang penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie terus mengebut penyelesaian seluruh sasaran fisik maupun sasaran tambahan. Salah satunya merampungkan pembangunan kandang ayam petelur dan kolam ikan lele di halaman rumah Nyak Ubit, warga Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (11/8/2026).

Pembangunan kandang ayam petelur dan kolam lele tersebut merupakan bagian dari sasaran tambahan yang diberikan kepada penerima manfaat rehab rumah tidak layak huni (RTLH). Fasilitas ini diharapkan tidak hanya memperbaiki tempat tinggal, tetapi juga membuka peluang bagi keluarga penerima manfaat untuk mengembangkan usaha produktif secara mandiri.

Semakin dekatnya waktu penutupan TMMD ke-129 membuat personel Satgas terus bekerja keras menyelesaikan setiap sasaran. Dengan penuh semangat dan kebersamaan, pekerjaan dilakukan hingga tahap akhir agar seluruh fasilitas dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Nyak Ubit, penerima manfaat rehab RTLH, mengaku sangat mengapresiasi perhatian dan kerja keras personel Satgas TMMD. Ia mengaku tidak sabar untuk mulai memelihara ayam petelur dan ikan lele di fasilitas yang telah dibangun di halaman rumahnya.

“Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Semua ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami ke depan. Saya juga sudah tidak sabar ingin memelihara ayam dan ikan lele di tempat yang sudah dibangun,” ujar Nyak Ubit.

Dengan mata pencaharian yang dapat dikembangkan dari halaman rumah sendiri, Nyak Ubit berharap bantuan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi keluarganya untuk meningkatkan perekonomian dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Terima kasih bapak TNI semuanya. Hanya Tuhan yang dapat membalas kebaikan bapak-bapak semua. Bantuan ini sangat berarti dan akan sangat bermanfaat bagi keluarga kami,” ucapnya penuh haru.

Melalui sasaran tambahan tersebut, TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie tidak hanya menghadirkan rumah yang lebih layak, tetapi juga berupaya membangun kemandirian dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.

Senin, 10 Agustus 2026

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Tuntaskan Pembangunan Tempat Wudhu, Kini Siap Dimanfaatkan Santri dan Jamaah

 

Pidie – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie menuntaskan pengerjaan fisik pembangunan tempat wudhu di Komplek Dayah Balul Ula Al-Munawarah, Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (11/8/2026).

Memasuki tahap akhir, personel Satgas melakukan pekerjaan finishing berupa pengecatan. Dengan selesainya seluruh tahapan pekerjaan, fasilitas tempat wudhu tersebut kini sudah dapat dimanfaatkan oleh para santri maupun jamaah yang melaksanakan ibadah di lingkungan dayah.

Pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie yang diarahkan untuk membantu meningkatkan sarana dan prasarana masyarakat, khususnya fasilitas pendukung kegiatan keagamaan.

Pimpinan Dayah Balul Ula Al-Munawarah, Tgk. Burhan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Satgas TMMD yang telah bekerja dengan penuh semangat dan tidak mengenal lelah hingga pembangunan tempat wudhu tersebut dapat diselesaikan.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Satgas TMMD yang telah bekerja keras. Tempat wudhu ini sangat membantu para santri dan jamaah, dan sekarang sudah bisa digunakan untuk menunjang kegiatan ibadah,” ujar Tgk. Burhan.

Ia berharap fasilitas yang telah dibangun tersebut dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Bagi Satgas TMMD, selesainya pembangunan tempat wudhu bukan sekadar menuntaskan sebuah sasaran fisik, tetapi menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Penuh Semangat, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Bongkar Rumah Nyak Ubit untuk Dibangun Kembali

 

Pidie – Dengan penuh semangat dan kebersamaan, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 0102/Pidie mulai membongkar rumah tidak layak huni (RTLH) milik Nyak Ubit (65) di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (16/7/2026).

Pembongkaran tersebut merupakan tahap awal rehabilitasi rumah yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129. Rumah yang selama ini ditempati Nyak Ubit akan dibangun kembali menjadi hunian yang lebih kokoh, layak, dan nyaman.

Koordinator Lapangan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa rehabilitasi RTLH merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan.

"Rumah ini kami bongkar karena kondisinya sudah tidak layak huni dan akan dibangun kembali menjadi rumah yang lebih aman serta nyaman untuk ditempati. Kami berupaya menyelesaikan seluruh sasaran RTLH tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan oleh warga penerima," ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan rehabilitasi dilakukan secara bergotong royong antara personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat. Semangat kebersamaan tersebut menjadi cerminan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pembangunan desa.

Sementara itu, Nyak Ubit mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD.

"Saya tidak menyangka rumah saya akan dibangun kembali. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah peduli. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Melalui program TMMD Ke-129, Kodim 0102/Pidie tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat untuk menikmati kehidupan yang lebih layak dan sejahtera.

Optimistis Sukseskan TMMD Ke-129, TNI dan Warga Satukan Tekad Siapkan Pembukaan Program Harapan Petani di Pidie

 

Pidie – Optimisme menyukseskan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Reguler Kodim 0102/Pidie terus ditunjukkan melalui aksi nyata. Personel Kodim 0102/Pidie bersama masyarakat menggelar karya bakti membersihkan lapangan upacara pembukaan TMMD di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Sabtu (11/07/2026).

Semangat kebersamaan yang terpancar dari personel TNI dan masyarakat menjadi cerminan kuatnya tekad untuk menyukseskan program lintas sektoral tersebut. Bagi warga, khususnya para petani, TMMD bukan sekadar kegiatan pembangunan, melainkan harapan besar terhadap hadirnya infrastruktur yang lebih baik guna mendukung aktivitas pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam karya bakti tersebut, personel TNI bersama warga bergotong royong membersihkan rumput, merapikan lapangan, dan menata lingkungan agar siap digunakan sebagai lokasi upacara pembukaan TMMD. Keterlibatan masyarakat sejak tahap persiapan menjadi bukti bahwa TMMD merupakan program yang mendapat dukungan luas karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga.

Danramil 12/Sakti, Kapten Inf Dwi Santosa, mengatakan seluruh jajaran Kodim 0102/Pidie optimistis pelaksanaan TMMD Ke-129 akan berjalan sukses berkat sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

"Kami optimistis TMMD Ke-129 dapat terlaksana dengan sukses karena mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Semangat gotong royong yang telah terbangun sejak tahap persiapan menjadi modal utama untuk menyelesaikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini mendambakan pembangunan infrastruktur yang lebih baik," ujar Kapten Inf Dwi Santosa.

Ia menambahkan, TMMD bukan hanya membangun sarana fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja bersama, kepedulian sosial, dan semangat membangun desa.

Dengan optimisme dan kerja sama yang terus terjaga, Kodim 0102/Pidie berharap TMMD Ke-129 menjadi momentum percepatan pembangun desa.

Pra-TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie di mulai Satgas dan Warga Distribusi Material ke Lokasi Sasaran

 

Pidie – Menjelang pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 pada 15 Juli mendatang, Kodim 0102/Pidie mulai menggenjot berbagai persiapan di lapangan. Salah satu fokus utama adalah mempercepat distribusi material pembangunan ke seluruh titik sasaran fisik TMMD di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Rabu (8/7/2026).

Sejak pagi, personel TNI bersama masyarakat bergotong royong mengangkut material menuju lokasi pekerjaan. Aktivitas tersebut merupakan bagian dari tahapan Pra-TMMD yang bertujuan memastikan seluruh kebutuhan pembangunan telah tersedia sebelum program resmi dibuka. Langkah ini dinilai penting agar proses pembangunan dapat langsung berjalan tanpa hambatan sejak hari pertama pelaksanaan.

Komandan Kodim 0102/Pidie melalui Danramil 12/Sakti Kpten Inf Dwi Santosa, , menegaskan bahwa kesiapan pada tahap Pra-TMMD menjadi faktor penentu keberhasilan program.

"Pra-TMMD bukan sekadar tahapan awal, tetapi fondasi utama keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan. Karena itu, kami memastikan distribusi material, pembangunan posko utama, hingga seluruh sarana pendukung dapat diselesaikan sebelum pembukaan TMMD," ujarnya.

Selain mendistribusikan material, personel Kodim 0102/Pidie bersama warga juga mendirikan posko utama TMMD serta menyiapkan berbagai fasilitas pendukung yang akan menjadi pusat koordinasi selama pelaksanaan program berlangsung.

Menurut Danramil 12/Sakti, keterlibatan aktif masyarakat sejak tahap persiapan menjadi bukti kuat bahwa semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tetap terjaga. Sinergi tersebut tidak hanya mempercepat pekerjaan di lapangan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang akan dinikmati bersama.

Program TMMD merupakan bentuk bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui kegiatan fisik maupun nonfisik, TMMD ke- 129 tahun 2026 di wilayah Teritorial Kodim 0102Pidie diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, memperkuat ketahanan wilayah, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Dengan seluruh persiapan yang terus dipacu, Kodim 0102/Pidie optimistis pembukaan TMMD ke-129 pada 15 Juli 2026 dapat berlangsung sesuai jadwal, sementara seluruh sasaran program dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang optimal melalui semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Pra TMMD ke-129, Satgas Kodim 0102/Pidie Optimalkan Droping Material untuk Sasaran 5 Unit RTLH

 

Pidie – Memasuki tahapan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0102/Pidie terus mengoptimalkan pendistribusian material bangunan ke lokasi sasaran fisik pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Rabu (08/07/2026).

Kegiatan droping material dilakukan secara bertahap sebagai langkah percepatan pelaksanaan program TMMD. Seluruh kebutuhan konstruksi didorong agar lebih awal tersedia di lokasi sehingga proses pembangunan lima unit RTLH dapat langsung dikerjakan saat pelaksanaan TMMD dimulai.

Komandan Kodim 0102/Pidie selaku Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa optimalisasi distribusi material merupakan bagian penting dari tahapan Pra TMMD guna memastikan seluruh sasaran fisik dapat berjalan sesuai rencana.

"Pada tahap Pra TMMD ini, kami memaksimalkan seluruh persiapan, salah satunya dengan mengoptimalkan droping material ke sasaran fisik pembangunan lima unit RTLH. Dengan kesiapan material sejak awal, diharapkan proses pengerjaan nantinya dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan selesai tepat waktu," ujarnya.

Material yang didistribusikan meliputi pasir, batu, semen, kayu konstruksi, papan, tripleks, serta berbagai kebutuhan bangunan lainnya. Seluruh material diangkut secara bertahap menuju titik sasaran untuk memastikan ketersediaannya sesuai kebutuhan di lapangan.

Pembangunan lima unit RTLH merupakan salah satu sasaran fisik prioritas dalam Program TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie. Melalui tahapan Pra TMMD yang dimatangkan sejak dini, diharapkan seluruh pekerjaan fisik dapat terlaksana secara optimal sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima manfaat di Desa Lhok Panah.

Pra TMMD ke-129, Satgas Kodim 0102/Pidie Kebut Perakitan Mesin Bor di Lokasi Sasaran Sumur Bor

 

Pidie – Memasuki tahapan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0102/Pidie terus mempercepat berbagai persiapan di lapangan. Salah satu yang menjadi fokus saat ini adalah perakitan mesin pengeboran di lokasi sasaran pembangunan sumur bor di Komplek Dayah Istiqamatuddin, Desa Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Rabu (08/07/2026).

Perakitan mesin dilakukan sebagai tahapan krusial sebelum dimulainya proses pengeboran. Seluruh komponen alat disusun dan diuji secara cermat guna memastikan mesin siap beroperasi sehingga pekerjaan pengeboran dapat segera dilaksanakan tanpa kendala teknis.

Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., melalui Koordinator Lapangan, Kapten Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa percepatan perakitan mesin merupakan bagian dari strategi Satgas untuk mengoptimalkan pelaksanaan sasaran fisik sejak tahap Pra TMMD.

 "Perakitan mesin bor kami lakukan lebih awal agar proses pengeboran dapat segera dimulai. Kesiapan peralatan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pengerjaan sasaran fisik, sehingga target pembangunan sumur bor dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan," jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan sumur bor merupakan salah satu sasaran fisik prioritas TMMD ke-129 yang diharapkan mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan air bersih bagi Dayah Istiqamatuddin dan masyarakat Desa Blang Cot.

Melalui optimalisasi tahapan Pra TMMD, Satgas Kodim 0102/Pidie terus memastikan setiap sasaran fisik dipersiapkan secara maksimal. Dengan selesainya perakitan mesin pengeboran, proses penggalian sumur bor diharapkan dapat segera dimulai dan menjadi langkah awal menghadirkan akses air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Jelang Pembukaan TMMD ke-129, Dandim 0102/Pidie Tinjau Langsung Sasaran Pembangunan di Kecamatan Sakti

 

PIDIE – Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., meninjau langsung lokasi sasaran program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (30/6/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan TMMD ke-129 guna memastikan kesiapan seluruh sasaran fisik dan nonfisik yang akan dikerjakan di wilayah Kecamatan Sakti.

Dalam kegiatan itu, Dandim didampingi Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 0102/Pidie Kapten Inf A. Rinjani E., Danramil 12/Sakti Kapten Inf Dwi Santosa, Babinsa Desa Lhok Panah Serka T. Efendi, serta Keuchik Desa Lhok Panah Usman Yacop.

Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi mengatakan, peninjauan lapangan merupakan tahapan penting sebelum pelaksanaan TMMD dimulai. Hal itu dilakukan untuk memastikan jumlah titik pekerjaan, kondisi medan, serta kesiapan lokasi agar seluruh program dapat berjalan sesuai perencanaan.

"Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh sasaran TMMD benar-benar siap untuk dikerjakan. Kami ingin seluruh titik pembangunan telah terverifikasi sehingga pelaksanaannya nanti berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujar Abdul Hadi.

Ia menjelaskan, Program TMMD ke-129 Tahun 2026 di wilayah Kodim 0102/Pidie dijadwalkan dibuka pada 15 Juli 2026 dengan pusat kegiatan di Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie.

Adapun sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi pembangunan dan pengerasan jalan usaha tani sepanjang 2,2 kilometer dengan lebar empat meter, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima titik sumur bor, lima unit MCK, serta pembangunan satu unit jembatan.

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-129 juga akan menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat, seperti wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pedesaan.

Menurut Dandim, program TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, terutama daerah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar.

"Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-129 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Infrastruktur yang dibangun nantinya diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat, mendukung aktivitas pertanian, meningkatkan roda perekonomian desa, serta pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Sakti," tutup Letkol Inf Abdul Hadi.

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Mulai Gali Sumur Bor, Prioritaskan Kebutuhan Air Bersih Warga

 

Pidie – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0102/Pidie mulai melaksanakan penggalian sumur bor sebagai salah satu sasaran fisik yang diprioritaskan dalam program TMMD. Pekerjaan tersebut dilaksanakan di Komplek Dayah Istiqamatuddin, Desa Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Sabtu (4/7/2026).

Pembangunan sumur bor ini merupakan wujud kepedulian TNI dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Keberadaan fasilitas tersebut nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat bagi para santri, pengurus dayah, dan warga sekitar, terutama saat menghadapi musim kemarau.

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., melalui Koordinator Lapangan, Kapten Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa pembangunan sumur bor menjadi salah satu sasaran fisik yang diprioritaskan karena air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

"Program sumur bor ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang diprioritaskan untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat dalam memperoleh air bersih. Kami berharap keberadaannya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Blang Cot, khususnya di lingkungan Dayah Istiqamatuddin," ujar Kapten Inf Samsul Bahri.

Ia menambahkan, seluruh sasaran fisik TMMD dikerjakan secara bertahap dengan melibatkan personel TNI bersama masyarakat sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan di wilayah.

Sementara itu, masyarakat menyambut baik dimulainya pekerjaan sumur bor tersebut. Mereka berharap fasilitas air bersih yang dibangun melalui program TMMD dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus mendukung aktivitas belajar mengajar di lingkungan dayah.

Melalui Program TMMD Ke-129, Kodim 0102/Pidie tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan sarana yang benar-benar dibutuhkan. Pembangunan sumur bor ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan bagi pemenuhan kebutuhan air bersih di Desa Blang Cot.

Rampung 100 Persen, Tempat Wuduk Hasil Karya Satgas TMMD ke-129 Siap Digunakan Warga Blang Cot

 

Pidie – Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie kembali menuntaskan salah satu sasaran fisik pendukung aktivitas masyarakat. Pembangunan tempat wuduk di Komplek Meunasah Desa Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, kini telah rampung 100 persen dan siap digunakan masyarakat, Senin (10/8/2026).

Pembangunan fasilitas tersebut dikerjakan Satgas TMMD bersama masyarakat secara gotong royong. Setelah melalui sejumlah tahapan pekerjaan, tempat wuduk kini telah dilengkapi saluran air serta pengecatan, sehingga secara fisik maupun fungsi telah siap dimanfaatkan.

Air telah mengalir dan seluruh bagian bangunan telah diselesaikan, menandai tercapainya salah satu sasaran tambahan yang secara langsung menunjang kebutuhan masyarakat di lingkungan meunasah.

Koordinator Lapangan TMMD ke-129, Kapten Czi Putut Arianto, mengatakan penyelesaian tempat wuduk tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas menghadirkan fasilitas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Tempat wuduk ini sudah rampung dan air juga sudah mengalir dan telah dicat. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, terutama untuk mendukung kegiatan ibadah dan berbagai aktivitas keagamaan di Komplek Meunasah,” ujar Kapten Czi Putut Arianto.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Semangat gotong royong antara Satgas dan warga tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang telah dibangun.

Pimpinan Dayah Babul Ma'rif Darul Mukhlisin, Tgk. Abdullah, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Satgas TMMD ke-129 yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat dan lingkungan pendidikan keagamaan.

“Kami sangat mengapresiasi Satgas TMMD yang telah menunjukkan dedikasinya kepada masyarakat. Tidak hanya membangun sumur bor dan MCK untuk kebutuhan santri dan jamaah di komplek dayah, tetapi juga membangun tempat wuduk bagi masyarakat di Komplek Meunasah. Fasilitas ini sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan ibadah, pengajian dan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat serta santri,” ungkapnya.

Dengan rampungnya tempat wudul tersebut, masyarakat kini memiliki fasilitas yang lebih layak untuk menunjang aktivitas ibadah sehari-hari. Keberadaan fasilitas ini juga diharapkan dapat memperlancar kegiatan pengajian dan aktivitas keagamaan lainnya yang berlangsung di lingkungan meunasah.

Pembangunan tempat wuduk ini menjadi salah satu bukti bahwa sasaran TMMD kr 129 Kodim 0102/Pidie tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur berskala besar, tetapi juga menyentuh kebutuhan sederhana namun vital yang langsung dirasakan masyarakat.

Bagi Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, penyelesaian fasilitas tersebut menjadi bagian dari capaian program yang diharapkan dapat terus memberikan manfaat jangka panjang bagi warga setempat.

Lima Unit Kandang Ayam Petelur dan Kolam Lele TMMD ke-129 Rampung 100 Persen, Siap Dukung Kemandirian Pangan Warga

 

Pidie – Tak hanya mengejar penyelesaian sasaran fisik utama, Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie juga memastikan program tambahan yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan dan kemandiu pangan masyarakat dapat diselesaikan. 

Bertempag dilokasi rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Senin (10/8/2026).

Pembangunan tersebut kini telah rampung dan siap difungsikan oleh para penerima manfaat. Sebanyak lima unit kandang ayam petelur dan kolam ikan lele telah selesai dibangun dan masing-masing diperuntukkan bagi lima penerima manfaat rehab RTLH.

Tidak berhenti pada pembangunan sarana, Satgas TMMD ke-129 juga menyiapkan ayam petelur dan bibit ikan lele untuk mengisi masing-masing unit. Langkah ini dilakukan agar fasilitas yang dibangun dapat langsung dimanfaatkan dan menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian pangan keluarga penerima manfaat.

Kepala Tukang Satgas TMMD ke-129, Serma Andi, mengatakan seluruh unit telah diselesaikan melalui proses pengerjaan yang melibatkan personel Satgas bersama masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, lima unit kandang ayam petelur dan kolam lele sudah rampung. Penyelesaian ini berkat kerja sama, semangat dan dukungan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat langsung dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masing-masing penerima manfaat,” ujar Serma Andi.

Dari sisi pelaksanaan, pembangunan kandang dan kolam tersebut merupakan bagian dari pendekatan personel TMMD yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk memberikan stimulus ekonomi produktif kepada masyarakat.

Kombinasi usaha ayam petelur dan budidaya ikan lele dipilih karena relatif mudah dikembangkan di lingkungan rumah serta memiliki potensi menghasilkan sumber pangan bagi keluarga. Hasilnya juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi apabila produksi nantinya berkembang dan sebagian dapat dipasarkan.

Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi salah satu faktor pendukung penyelesaian sasaran tambahan tersebut. Semangat gotong royong antara personel Satgas dan warga membuat pekerjaan dapat diselesaikan secara bersama-sama, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas yang nantinya akan dikelola oleh penerima manfaat.

Dengan rampungnya lima unit kandang ayam petelur dan kolam lele beserta isinya, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie telah menyiapkan sarana sekaligus modal awal bagi penerima manfaat untuk mulai mengembangkan kegiatan ketahanan pangan di lingkungan masing-masing.

Sasaran tambahan ini diharapkan tidak berhenti sebagai bangunan fisik. Lebih jauh, keberadaannya menjadi titik awal bagi keluarga penerima manfaat untuk memproduksi sebagian kebutuhan pangan sendiri, meningkatkan kemandirian dan secara bertahap membuka peluang tambahan pendapatan keluarga.

Melalui pendekatan tersebut, TMMD ke-129 tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan berupa rumah yang lebih layak, tetapi juga mendorong agar penerima manfaat memiliki sumber pangan produktif yang dapat terus dikembangkan setelah program TMMD berakhir.

Tengah Cuaca Panas dan Ancaman Karhutla, Kodim 0102/Pidie Gelar Salat Istisqa, Memohon Turunnya Hujan

  Pidie — Di tengah kondisi cuaca yang panas dan kekhawatiran terhadap meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel ...